Profil Karen Idol, Penyanyi yang Dilaporkan Suami Terkait Pencemaran Nama Baik

Panduan untuk kenal lebih dekat dengan artis idolamu
Tulisan dari Profil Artis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyanyi Karen Pooroe alias Karen Idol dilaporkan oleh suaminya Arya Satria Claproth. Pelaporan tersebut seolah menjadi babak baru perseteruan mereka.
Karen dilaporkan atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik dan fitnah. Tak sendirian, Karen dilaporkan bersama tiga orang lainnya, yang salah satunya merupakan paman sekaligus kuasa hukumnya Wemmy Amanupunyo.
Laporan tersebut menyangkut ucapan Karen Idol di media yang menyatakan Arya pernah dirawat selama empat tahun di Rumah Sakit Jiwa. Arya menilai tudingan pihak Karen tersebut benar-benar tak berdasar dan telah mencemarkan nama baiknya.
Sementara itu, nasib rumah tangga Karen dan Arya pun tengah diproses Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Arya mengajukan permohonan cerai terhadap Karen Idol sejak 8 Oktober 2019.
Sosok Karen mulai dikenal oleh publik setelah dia mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim pertama, yang tayang di salah satu stasiun televisi swasta pada 2004. Saat mengikuti ajang tersebut, Karen masih berusia 16 tahun dan menjadi kontestan termuda.
Di ajang tersebut pemilik nama Karen Theresia Pooroe ini bersaing dengan Delon Thamrin, Joy Tobing, Helena Andrian, Nania Yusuf, Lucky Octavian, Winda Viska, dan lainnya. Sayangnya, Karen harus tersisih pada babak Spektakuler 3.
Gagal di ajang tersebut, Karen tak parah arang. Dia melanjutkan kariernya dengan berkiprah di industri musik Tanah Air.
Selepas Indonesian Idol, Karen sempat mengeluarkan single berjudul Kuyakin pada 2012. Tak cuma itu, di tahun yang sama Karen pernah menjadi salah satu penyanyi yang tampil di The 5th Asean Jazz Festival, yang diselenggarakan di Batam.
Sebagai penyanyi berdarah Maluku, Karen pernah bercerita tentang tanah leluhurnya dan pengalaman mengenal warisan budayanya, walaupun dia tumbuh besar di Kota Bandung.
Hal tersebut disampaikan oleh Karen, saat dia menjadi salah satu pengisi acara Cerita si Anak Timur yang dilaksanakan di Galeri Indonesia Kaya pada 4 September 2016 lalu.
Dua tahun berselang, Karen kembali merilis singlenya berjudul Taman Hati. Lagunya itu ditulis oleh Sa’i Zen.
Bukan cuma itu, Karen menelurkan albumnya bersama Ray Martosono yang berjudul Next to the Past. Di dalam album itu, terdapat lagu-lagu Maluku yang dibalut dalam nuansa jazz.
Album tersebut dirilis pada 27 Juli 2019, ketika mereka tengah menghadiri Kwaku Summer Festival di Amsterdam, Belanda.
Kwaku Summer Festival adalah salah satu festival terbesar dan populer di Amsterdam, yang menampilkan musik, tarian, seni visual, serta makanan dari berbagai daerah di seluruh dunia.
Selain di dunia musik, rupanya Karen juga pernah menjadi cover majalah Gadis, saat dia berusia 16 tahun.
Pada kisaran tahun 2013, Karen menikah dengan Arya Satria Claproth. Tak lama setelahnya mereka dikaruniai seorang anak perempuan bernama Zefania Carina.
Lebih kurang enam tahun membangun bahtera rumah tangga, keduanya terlibat perselisihan. Pada tahun 2019, Karen terlibat percekcokan dengan suaminya. Ia mengaku mendapat tindakan KDRT dari sang suami.
Setelah kejadian tersebut, Arya pergi meninggalkan rumah sambil membawa anak mereka.
Nahas, setelah kurang lebih selama tiga bulan Karen tak bertemu anaknya, Zefania ditemukan sudah tidak bernyawa. Anak berusia 6 tahun itu meninggal dunia pada Jumat (7/2) karena jatuh dari balkon apartemen yang ditempati oleh Arya.
Hingga kini, perseteruan antara Arya dan Karen Idol belum mereda. Arya bahkan melaporkan Karen atas dugaan pencemaran nama baik.
