Entertainment
·
14 April 2020 22:12

Profil Reza Alatas, Pemain Ganteng-ganteng Serigala yang Terjerat Narkoba

Konten ini diproduksi oleh Profil Artis
Profil Reza Alatas, Pemain Ganteng-ganteng Serigala yang Terjerat Narkoba (25252)
Pesinetron Reza Alatas. Foto: Dok. Istimewa
Nama Reza Alatas akhir-akhir ini tengah menjadi bahan perbicangan di media sosial. Namun, bukan karena kabar prestasi atau karya yang telah diciptakannya, akan tetapi soal kasus yang menimpa Reza.
ADVERTISEMENT
Ya, pria berusia 29 tahun ini rupanya terlibat dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Ia ditangkap di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (10/4) siang.
Di dalam dunia hiburan Tanah Air, wajah pemilik nama lengkap Achmad Reza bin Abdullah Alatas ini memang tidak terlalu sering muncul di layar kaca.
Reza Alatas muncul di televisi setelah terlibat dalam sinetron Ganteng-ganteng Serigala yang tayang pada 2014 lalu. Kala itu, porsi peran Reza memang tidak banyak. Ia berperan sebagai vampir yang mengincar darah Nayla (Jessica Mila).
Di tahun yang sama, Reza juga terlibat dalam sinetron Jagoan-jagoan Katropolitan yang di salah satu stasiun swasta. Dalam sinetron ini, Reza berperan sebagai Yoga, salah satu remaja yang memiliki kekuatan super.
ADVERTISEMENT
Dalam sinetron itu, Reza beradu akting dengan Rizky Alatas, Indra Brotolaras, Agatha Valerie, James Thomas, dan Randa Septian.
Selain Sinetron, Reza juga membintangi salah satu FTV yang berjudul Ahli Waris Yang Durhaka, Cinta Numpang Lewat, dan beberapa lainnya.
Profil Reza Alatas, Pemain Ganteng-ganteng Serigala yang Terjerat Narkoba (25253)
Riza Shahab (Topi Hitam) dan Reza Alatas (Topi Merah) saat rilis kasus narkoba tahun 2018, di Direktorat Reserse Narkoba, PMJ. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Kemudian nama Reza mulai menjadi sorotan saat terlibat dalam kasus narkoba pertama, yakni tahun 2018. Kala itu, ia ditangkap bersama pesinetron Riza Shahab dan beberapa rekan lainnya di salah satu apartemen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Namun, Reza Alatas dan Riza Shahab tidak dipenjara melainkan hanya menjalani rehabilitasi rawat jalan pada 16 April, hingga 16 Mei 2018.