Profil Sapri, Komedian yang Tutup Usia karena Penyakit Gula yang Diidapnya

Panduan untuk kenal lebih dekat dengan artis idolamu
Tulisan dari Profil Artis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Komedian Sapri meninggal dunia, pada Senin (10/5). Sapri meninggal dunia di usia 49 tahun setelah melawan penyakit gula yang diidapnya.
Sapri mulai dikenal sejak dia bergabung dengan program Pesbukers. Perjuangannya untuk tampil ke dunia hiburan Tanah Air pun bukan hal yang mudah.
Profil Komedian Sapri
Pria kelahiran Bogor 10 Maret 1972 ini bahkan sempat membantu Denny Cagur untuk membersihkan mobilnya. Pria yang jago pantun ini dulunya juga diketahui sempat menjadi juara lenong. Karena itu pria yang akrab disapa bang Sapri ini memiliki julukan Sapri Pantun.
Denny Cagur kemudian meminta Eksekutif Produser program Pesbukers untuk menerima Sapri. Sapri akhirnya dilibatkan sebagai figuran di acara itu sejak 2011.
Kemudian, Sapri dengan segala potensinya berhasil membuktikan dirinya layak menjadi pemeran inti di Pesbukers. Sapri tak hanya jago mengeluarkan bahan candaan, ia bahkan mampu menjadi 'kunci' setiap adegan lewat pantun jenakanya.
Pantun jenaka Sapri memang selalu dinantikan di program tersebut. Apalagi saat ia tampil kompak berkolaborasi dengan mendiang Olga Syahputra dan juga Opie Kumis di setiap acara Pesbukers.
Aksinya di Pesbukers rupanya membuat Sapri kian dikenal publik. Sejumlah program acara pun pernah menampilkan sosoknya, mulai dari Campur-campur, Dahsyat, hingga Canda Wayang.
Bukan cuma program komedi, Sapri juga punya kualitas dalam berakting. Sekiranya empat sinetron dan satu sitkom pernah dia mainkan semasa hidupnya.
RT Sukowi, Rohaya dan Anwar Kecil-kecil Jadi Manten, hingga Jodoh Wasiat Bapak merupakan sejumlah judul sinetron yang pernah ia perankan.
Namun, kini Sapri telah tiada. Ia telah berjuang melawan penyakit gula yang diidapnya selama ini. Sapri sempat menjalani perawatan secara intensif karena kadar gula darahnya yang melonjak hingga 1143.
Kondisinya pun sempat tak stabil. Kadang ia membaik, namun tak jarang Sapri kehilangan kesadaran hingga berhalusinasi.
Belum lama ini, kondisinya semakin menurun dan tak sadarkan diri. Siang tadi, bahkan dokter memasangkan alat ventilator kepada Sapri. Hingga akhirnya selepas berbuka puasa, rekan-rekan Sapri di Pesebukers mengumumkan bahwa Sapri telah meninggal dunia.
