Konten dari Pengguna

Momofuku Ando: Pria Dibalik Bisnis Mi Instan Pertama di Dunia

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Momofuku Ando (Sumber: nissin.com)
zoom-in-whitePerbesar
Momofuku Ando (Sumber: nissin.com)

Apakah Anda termasuk pecinta mi instan? Bisa dibilang mi instan merupakan makanan legendaris yang disukai banyak orang dan lintas generasi.

Selain rasanya yang lezat, harga mi instan yang cenderung murah juga membuat makanan itu menjadi jalan ninja untuk memenuhi rasa lapar di kala isi dompet menipis.

Ternyata, memang itulah alasan awal mi instan dibuat. Pencipta mi instan, Momofuku Ando, membuat mi instan untuk menyelesaikan krisis pangan di Jepang ketika berakhirnya Perang Dunia II. Bermula dari situlah mi instan terus eksis hingga menjadi bisnis raksasa sepertisaat ini.

Mengutip Vox.com, Sabtu (19/02), Momofuku Ando adalah pria kelahiran Taiwan pada 1910. Sebenarnya ia memiliki nama asli Wu Baifu. Namun, setelah Perang Dunia II, ia bermigrasi ke Jepang dan di sana ia mendapat nama barunya.

Di Jepang ia sempat mencoba banyak bisnis. Awalnya ia sempat berbisnis di bidang tekstil namun kemudian bangkrut. Setelah itu, ia mendirikan perusahaan produsen garam dan inilah cikal bakal lahirnya Nissin, produsen mi instan terbesar di Jepang.

Pada usia 40-an, Ando mendapat inspirasi untuk membuat mi. Ia percaya makanan tersebut dapat menjadi solusi yang baik di kala kekurangan makanan sedang merajalela di Jepang.

Setelah perang berakhir, Jepang memang mengalami kondisi yang sulit termasuk dalam memperoleh makanan. Namun, Jepang mendapat bantuan pasokan tepung gandum dari Amerika Serikat yang kemudian dapat diolah menjadi roti.

Alih-alih membuat roti, Ando memilih untuk membuatnya menjadi mi. Namun tidak mudah juga bagi Ando untuk membangun bisnis mi-nya bernama Nissin itu. Hal ini tak lain karena Ando tidak memiliki latar belakang di dunia memasak.

Setelah melewati berbagai percobaan, pada 1958, perusahaan Nissin pertama kali menjual mi instannya dengan sebutan “Chikin Ramen”. Namun, mi tersebut dinilai masih lebih mahal dibanding makanan lain. Walau demikian, Chikin Ramen tetap digemari dan bisnis mi Ando pun mengalami perkembangan.

Fase selanjutnya dari perjalanan bisnis mi Ando adalah menciptakan mi instan cup pertama. Ide ini muncul setelah Ando melihat warga asal Amerika yang menggunakan gelas bekas kopinya sebagai mangkok mi. Ando pun menghadirkan mi instan cup pertama dengan nama Cup Noodles pada tahun 1971.

Momofuku Ando tutup usia pada 05 Januari 2007. Inovasi mi instan ini menjadi salah satu penemuan yang mengubah dunia dan terus berkembang hingga saat ini.

Meski telah tiada, pria tersebut terus dikenang salah satunya melalui museum mi instan yang diberi nama Momofuku Ando Instant Ramen di Ikeda Osaka, dan Cup Noodles Museum di Yokohama.