Konten dari Pengguna

Perjalanan Mantan ART Asal Boyolali yang Jadi Miliarder dari Bisnis Kosmetik

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Erlyanie/hidupgaya.co
zoom-in-whitePerbesar
Erlyanie/hidupgaya.co

Bisnis Kosmetik sekarang ini banyak diminati oleh pengusaha, termasuk pengusaha di Indonesia. Seperti halnya B ERL Cosmetics, brand kosmetik yang didirikan oleh Erlyanie.

Sebelum sesukses sekarang dalam bisnis kosmetik, ia mengawali karirnya dengan profesi sebagai Asistem Rumah Tangga (ART). Bekerja sebagai ART bukan berarti tidak memiliki banyak keahlian, contohnya kemampuan dalam berbisnis.

Menjadi ART tidak mengurangi peluang seseorang untuk mencapai kesuksesan. Hal ini dibuktikan oleh Erlyanie, ia adalah pendiri dan CEO dari Berl Cosmetics.

Pada tahun 2017, Berl Cosmetics yang merupakan produk asli Indonesia hadir di bawah PT. Mutiara Erly Sejahtera. Produk kosmetik ini termasuk golongan produk kosmetik yang berkualitas karena diformulasikan oleh ahlinya dan termasuk kosmetik yang halal digunakan karena sudah bersertifikasi halal dari MUI.

Dalam waktu 2 tahun, pada 2019 produk dari Berl Cosmetics sudah memiliki 30 ribu anggota dari distributor, agen, dan reseller. Serta brand kosmetiknya sudah meluas cabangnya di seluruh wilayah Indonesia.

Omzet yang diraup dari Berl Cosmetics tergolong besar. Diketahui bahwa Erlyanie pernah mendapat omzet yang menyentuh sampai Rp 1,3 dalam satu bulan.

Erlyanie menceritakan perjalanan suksesnya mendirikan brand kosmetik ini dalam video yang di unggah di kanal Youtube bernama The Sungkars Family. Ia bercerita bahwa dirinya bukanlah terlahir dari keluarga yang kaya raya. Saat dikampung, pekerjaannya hanya mencari rumput, kayu, dan bertani setiap hari.

Karena kondisi ekonomi keluarganya yang serba kekurangan, ia akhirnya memberianikan diri untuk merantai di Jakarta dan mencari peruntungan disana. Hanya dengan modal kantong plastik hitam dengan tiga potong baju, Erlyanie yang masih remaja pergi ke Jakarta bersama tantenya.

Saat sampai di Jakarta, ia pun melamar pekerjaan sebagai asisten rumah tangga. Berbagai hal ia kerjakan mulai dari mengepel rumah hingga mencuci piring untuk mendapatkan penghidupan. Upah yang didapat dari pekerjaan itu ia rasa tidak setimpal dengan keringat dan kerja kerasnya, yaitu hanya dihargai Rp 100 ribu dalam satu bulan.

Di rumah majikan pertama, ia hanya mampu bertahan bekerja selama 6 bulan. Lalu ia mendapat majikan baru yang pada saat itu memang sedang mencari asisten rumah tangga. Namun sayangnya, di majikan kedua ini justru lebih parah.

Ia bekerja di majikan kedua selama 1 tahun, tetapi tidak di gaji sama sekali. Hanya diberikan akomodasi saja.

Saat masih bekerja sebagai asisten rumah tangga, ia memiliki keinginan untuk kembali bersekolah. Namun karena keterbatasan biaya, ia mengurungkan mimpinya itu. Beruntungnya, ia mendapatkan bantuan dari salah satu sekolah untuk bisa menduduki bangku SMP.

Bantuan dari sekolah tersebut membuatnya semakin bersemangat dan melanjutkan pendidikannya hingga tingkat SMA sampai kuliah. Namun untuk biaya kuliah ia menggunakan uang sendiri dari hasilnya bekerja di beberapa tempat, salah satunya ia sempat menjadi SPG.

Lalu ia berhasil lulus dari kuliahnya dengan gelar pendidikan D-3 di Bina Sarana Informatika. Setelah lulus, ia coba menggeluti bisnis laundry selama 4 tahun. Namun bisnis itu seketika tidak berkembang karena satu dan lain hal.

Akhirnya ia coba beralih mempelajari bisnis online, ia menjual berbagai macam barang seperti obat penggemuk badan hingga kosmetik. Hingga ia memutuskan untuk menekuni bisnis di bidang kosmetik dan mendirikan brand kosmetik sendiri bernama B ERL Cosmetics.

Sampai pada tahun 2014, Erly dan suaminya berhasil mendirikan PT. Mutiara Erly Sejahtera yang bekerjasama dengan salah satu pabrik besar yang memproduksi kosmetik dengan kualitas yang bagus.