Penemu Popcorn dan Sejarahnya sebagai Camilan Favorit saat Nonton

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Popcorn adalah makanan ringan terbuat dari biji jagung yang dipanaskan hingga meletup. Namun, banyak orang yang belum mengenal siapa penemu popcorn dan bagaimana sejarah camilan ini berkembang.
Mengutip dari cretors.com, popcorn adalah camilan yang terasa sangat khas Amerika. Camilan ini menjadi favorit di bioskop-bioskop Amerika, rumah-rumah, serta acara pesta.
Popcorn telah menjadi bagian dari budaya Amerika, dinikmati oleh peziarah dan penduduk asli Amerika. Makanan ini mulai populer di jalanan Chicago dan semakin tersebar luas seiring dengan berkembangnya industri Hollywood.
Penemu Popcorn
Penemu pertama popcorn sering dihubungkan dengan Charles Cretors dari Chicago. Pada tahun 1885, ia berhasil menciptakan gerobak keliling untuk popcorn, dan dianggap sebagai penemu modern popcorn yang terkemuka.
Pada bulan Desember 1885, Charles Cretors mendapatkan lisensi untuk menjual popcorn dan mulai berjualan di luar tokonya di Chicago. Pada tahun 1893, ia mengembangkan mesin popcorn pertama yang dapat memecah jagung menggunakan minyak.
Kemudian, ia membawanya ke Worlds Columbian Exposition, tempat ia memperkenalkan mesin popcorn tersebut kepada public. Berikut adalah profil dari Charles Cretors.
Nama lengkap: Charles Cretors
Nama ayah: Anrew Cretors
Nama ibu: Martha Thomas
Istri: Lucetta Lilly Lunger
Tempat, tanggal lahir: Amerika Serikat, 11 Desember 1852
Wafat: 1934
Pekerjaan: Pengusaha (C.Cretors & Company)
Sejarah Popcorn
Para arkeolog telah menemukan bukti popcorn di makam-makam di Peru yang berusia 1.000 tahun, menganggapnya sebagai makanan penting bagi peradaban asli Amerika Tengah dan Selatan seperti suku Aztec.
Popcorn juga telah menjadi bagian dari tradisi suku-suku asli di Amerika Utara. Pada masa selanjutnya, masyarakat Eropa-Amerika di New York, Vermont, dan Quebec mulai mengadopsi kebiasaan makan popcorn ini.
Pada pertengahan abad ke-19, popcorn menjadi camilan umum di Amerika dan bahkan digunakan sebagai sarapan.
Popcorn tetap populer selama masa "The Great Depression". Pedagang kaki lima sering mengikuti kerumunan orang dengan menggunakan mesin pembuat popcorn yang dijalankan dengan uap atau gas di pasar raya dan taman.
Selama periode ini, popcorn dijual dengan harga 5 hingga 10 sen per kantong dan dianggap sebagai barang mewah yang terjangkau. Meskipun banyak bisnis lain mengalami kegagalan, bisnis popcorn terus tumbuh dengan pesat.
Memasuki tahun 1900-an, popcorn menjadi sangat popular. Dengan penemuan mesin popcorn dan pertumbuhan industri film sebagai hiburan, popcorn mulai menjadi camilan yang dikonsumsi secara luas di seluruh Amerika.
Seorang pemilik gedung bioskop bahkan menurunkan harga tiket bioskopnya dan memasang mesin popcorn untuk menarik lebih banyak penonton.
Pada awal tahun 1950-an, popularitas popcorn mulai menurun ketika televisi menjadi semakin populer. Penonton di bioskop berkurang, yang berdampak pada penurunan konsumsi popcorn.
Namun, ketika masyarakat mulai menonton televisi di rumah, hubungan baru antara televisi dan popcorn menyebabkan popularitas popcorn kembali meningkat.
Pada awal tahun 1980-an, popcorn microwave diperkenalkan ke pasar, membawa popcorn ke dalam keluarga makanan ringan yang dapat disiapkan dengan cepat di rumah. Konsumsi popcorn di rumah meningkat pesat dalam beberapa puluh ribu tahun berikutnya.
Asal Nama Popcorn
Asal-usul nama "popcorn" berasal dari penggabungan kata dalam bahasa Inggris, yaitu "pop" yang menggambarkan suara meletup dan "corn" yang merujuk pada jagung. Dengan demikian, istilah "popcorn" secara harfiah mengacu pada jagung yang meletup atau berbunyi "pop" saat dipanaskan.
Karena popcorn murah dan memiliki bentuk yang menarik, sejak tahun 1800-an, popcorn telah digunakan sebagai dekorasi dalam perayaan hari raya.
Istilah "popcorn" pertama kali tercatat dalam Bartlett's Dictionary of Americanisms pada tahun 1838, yang menjelaskan bahwa istilah ini merujuk pada "suara yang dihasilkan ketika biji jagung ini meletup."
Popcorn telah menjadi nama yang dikenal luas di berbagai bahasa karena karakteristiknya yang unik dalam mengalami perubahan fisik saat dipanaskan, yaitu meletup dan mengembang.
Manfaat Popcorn
Sebagai biji-bijian utuh, popcorn rendah kalori dan merupakan sumber serat yang baik. Popcorn berasal dari sejenis tanaman jagung yang disebut Zea mays everta. Berikut adalah manfaat yang terkandung dalam popcorn.
Sumber serat yang baik Seperti biji-bijian utuh lainnya, popcorn merupakan sumber serat makanan yang baik. Jenis serat utama dalam popcorn disebut serat tidak larut. Serat ini tidak terurai selama proses pencernaan. Sebaliknya, serat ini menambah volume isi yang bergerak melalui saluran pencernaan dan membantu mempercepat perjalanannya melalui tubuh, yang membantu memperlancar buang air besar.
Rendah kalori Apabila diolah dengan bahan-bahan yang sehat, popcorn bisa menjadi makanan rendah kalori, bahkan dalam porsi sedang hingga besar. Mengonsumsi camilan rendah kalori dapat membantu mengurangi total kalori harian dan membantu dalam penurunan berat badan.
Mengandung antioksidan Popcorn mengandung antioksidan yang disebut polifenol. Antioksidan adalah senyawa alami yang membantu melawan stress oksidatif dan kerusakan sel terkait dalam tubuh. Popcorn memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi yang disebut asam ferulat. Studi awal telah menemukan bahwa asam ferulat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko kondisi seperti penyakit radang usus dan diabetes.
Itulah pembahasan terkait penemu popcorn dan sejarah perkembangannya. Popcorn dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh orang yang mengkonsumsinya dengan olahan yang baik dan tidak berlebihan terhadap bumbu atau penyedap rasanya.
Baca Juga:
Siapa Penemu Listrik? Ini Tokoh dan Biografinya
Biografi Penemu Mesin Pembakaran Dalam dan Sejarah Penemuannya
Mat Seni Siapa? Ini Profil dan Perjalanan Hidupnya
