Profil Brigjen Mukti Juharsa, Pendidikan, dan Perjalanan Kariernya

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Brigjen Mukti Juharsa adalah seorang perwira tinggi Polri dengan perjalanan karier yang mengesankan.
Dengan berbagai jabatan strategis dan pencapaian yang signifikan, profil Brigjen Mukti Juharsa mencerminkan dedikasi dan komitmennya dalam mengabdi untuk institusi kepolisian.
Selain itu ia juga dikenal luas karena telah menunjukkan kepemimpinan dan keahlian dalam berbagai bidang, terutama dalam pemberantasan narkoba.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Profil Brigjen Mukti Juharsa
Berdasarkan tayangan kanal YouTube Polisi Narkoba Indonesia, berikut profil Brigjen Mukti Juharsa.
Brigjen Mukti Juharsa tidak hanya dikenal sebagai sosok perwira tinggi yang profesional, tetapi juga sebagai figur yang sangat mementingkan pendidikan dan pengembangan diri.
Ia berhasil menyelesaikan beberapa jenjang pendidikan di lingkungan Polri, yang menjadi landasan kuat dalam kariernya yang terus meningkat.
Brigjen Mukti Juharsa menikah dengan Rini Novita, seorang wanita asal Sulawesi Utara yang biasa dipanggil Ibu Rini Cici Mukti.
Pasangan ini telah dikaruniai empat orang anak, yaitu tiga putra dan satu putri.
Anak-anak mereka, yaitu Muhammad Arjuna Mukti Pratama, Muhammad Bima Dwi Mukti, Putri Ramadhani Suci Trimukti, dan Muhammad Krisna Catur Mukti, telah menunjukkan prestasi yang membanggakan.
Yakni dengan dua putra pertama saat ini sedang menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian di Semarang.
Baca Juga : Profil Wanda Hamidah, Artis dan Politisi asal Jakarta
Biodata Brigjen Mukti Juharsa
Berikut merupakan profil Brigjen Mukti Juharsa.
Nama lengkap: Mukti Juharsa
Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 12 November 1971
Pendidikan:
Akpol 1994
PTIK 2005
Sespimen Polri 2009
PKN Tingkat 1 LAN 2019
Jabatan saat ini: Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri
Nama istri: Rini Novita (Ibu Rini Cici Mukti)
Anak:
Muhammad Arjuna Mukti Pratama
Muhammad Bima Dwi Mukti
Putri Ramadhani Suci Trimukti
Muhammad Krisna Catur Mukti
Riwayat Pendidikan Brigjen Mukti Juharsa
Brigjen Mukti Juharsa menempuh beberapa jenjang pendidikan berikut ini:
Akademi Kepolisian (Akpol) 1994
Pendidikan ini menjadi pijakan awal Brigjen Mukti Juharsa dalam meniti karier di kepolisian.
Lulus dari Akpol memberikan fondasi yang kuat bagi Mukti dalam memahami berbagai aspek tugas dan tanggung jawab sebagai seorang perwira.
Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) 2005
Menyadari pentingnya pendidikan lanjutan, Brigjen Mukti melanjutkan studinya di PTIK pada tahun 2005. Di sini, ia memperdalam ilmu kepolisian yang lebih spesifik, yang sangat membantunya dalam menjalani berbagai tugas di lapangan.
Sespimen Polri 2009
Pendidikan di Sespimen Polri pada tahun 2009 semakin memperkuat kemampuan kepemimpinan dan manajerial Brigjen Mukti.
Pendidikan ini penting untuk mempersiapkan perwira menengah dalam menghadapi tantangan yang lebih besar dalam tugas-tugas kepolisian.
Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat 1, Lembaga Administrasi Negara (LAN) 2019
Pelatihan ini merupakan salah satu pendidikan tertinggi di lingkungan Polri yang berfokus pada pengembangan kemampuan strategis dan kepemimpinan tingkat nasional.
Keberhasilan Brigjen Mukti dalam menyelesaikan pendidikan ini menunjukkan komitmen dan kualitasnya sebagai pemimpin.
Baca Juga : Profil Ekos Albar, Mantan Wali Kota Padang
Perjalanan Karier Brigjen Mukti Juharsa
Karier Brigjen Mukti Juharsa di kepolisian dimulai dari penugasan di Polda Sulawesi Utara pada tahun 1995. Di sana, ia bertugas selama hampir satu dekade sebelum melanjutkan pendidikan lanjutan di PTIK pada tahun 2005.
Setelah menyelesaikan pendidikan di PTIK, Brigjen Mukti ditugaskan di Polda Sumatera Barat hingga Juli 2019.
Selama bertugas di Polda Sumatera Barat, ia telah menjalankan berbagai peran penting dan menorehkan prestasi di bidang kriminalitas.
Pada tahun 2009, setelah lulus dari Sespimen Polri, Brigjen Mukti melanjutkan tugasnya di Polda Kalimantan Timur.
Di sana, ia menjabat sebagai Kanitsubde 3 Ditresnarkoba dan kemudian dipromosikan menjadi Kanitsubit 2 Ditresnarkoba Polda Kaltim.
Pengalaman dan keberhasilan Brigjen Mukti di bidang pemberantasan narkoba di Polda Kalimantan Timur membuatnya dipercaya untuk memegang posisi sebagai Kapolres Berau pada tahun 2012 hingga 2014.
Setelah sukses memimpin Polres Berau, Brigjen Mukti dipromosikan menjadi Kapolres Kutai Kartanegara pada tahun 2014 hingga 2016.
Di bawah kepemimpinannya, Polres Kutai Kartanegara berhasil mencapai berbagai pencapaian signifikan, terutama dalam menekan angka kriminalitas dan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Pada tahun 2016, Brigjen Mukti dipindahkan ke Polda Metro Jaya dan menjabat sebagai Wakapolres Kota Tangerang.
Meski hanya sebentar di posisi ini, ia menunjukkan kepemimpinan yang efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tangerang.
Tak lama kemudian, ia ditarik ke Polda Bangka Belitung dan menjabat sebagai Dirreskrimsus hingga Februari 2019. Pada Februari 2019, Brigjen Mukti diangkat menjadi Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.
Pada jabatan ini, ia memainkan peran penting dalam memerangi peredaran gelap narkoba di Indonesia. Keberhasilan dalam tugas ini membuatnya diangkat menjadi Direktur Tindak Pidana Narkoba Polda Metro Jaya pada Mei 2020.
Selama menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Polda Metro Jaya, Brigjen Mukti Juharsa berhasil mencetak berbagai prestasi gemilang dalam pemberantasan narkoba. Berikut beberapa poin prestasi yang dicapai Brigjen Mukti:
Penyitaan 4,8 Ton Ganja Kering
Salah satu prestasi terbesar Brigjen Mukti adalah penyitaan ganja kering sebanyak 4,8 ton, yang merupakan salah satu kasus penyitaan ganja terbesar dalam sejarah kepolisian.
Pengungkapan 11 Hektar Ladang Ganja
Brigjen Mukti juga berhasil mengungkap dan membongkar 11 hektar ladang ganja yang merupakan sumber utama peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Penyitaan 4 Ton Metamfetamin (Sabu)
Di bawah kepemimpinan Brigjen Mukti, total 4 ton metamfetamin (sabu) berhasil disita, yang berdampak besar dalam menurunkan peredaran narkoba.
Penyitaan 29.586 Butir Ekstasi
Brigjen Mukti berhasil menyita 29.586 butir ekstasi, yang menunjukkan keberhasilannya dalam memerangi peredaran narkoba jenis ekstasi.
Penyitaan 345,41 Kg Tembakau Gorila
Prestasi lain yang dicapai adalah penyitaan 345,41 kg tembakau gorila, yang merupakan jenis narkoba baru dan sangat berbahaya.
Pembongkaran Jaringan Destilat Likuid
Brigjen Mukti juga sukses membongkar jaringan distribusi narkotika dalam bentuk destilat likuid di Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, yang menunjukkan kemampuannya dalam menangani kasus narkoba yang kompleks.
Pada 26 Februari 2023, Brigjen Mukti Juharsa mendapatkan promosi jabatan sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.
Jabatan ini merupakan puncak karier yang sangat prestisius dan menunjukkan kepercayaan institusi Polri terhadap kemampuan dan integritas Brigjen Mukti dalam menjalankan tugasnya.
Dukungan penuh dari rekan-rekannya di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mencerminkan betapa dihargainya kepemimpinan dan integritas Brigjen Mukti.
Profil Brigjen Mukti Juharsa mencerminkan sosok perwira tinggi Polri yang berprestasi dan berdedikasi dalam setiap tugas yang diembannya.
Karier panjangnya yang dimulai dari penugasan di Polda Sulawesi Utara hingga menjadi Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia.
Keberhasilan Brigjen Mukti dalam pemberantasan narkoba, serta kontribusinya yang signifikan dalam institusi Polri, menjadikannya salah satu tokoh yang patut diacungi jempol dalam dunia kepolisian. (Shofia)
Baca Juga: Profil Masinton Pasaribu, Sosok Anggota DPR RI beserta Rekam Jejaknya
