Profil Fourtwnty, Band Indie Populer Indonesia yang Kini Sedang Hiatus

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Profil Fourtwnty kembali menjadi perbincangan setelah band indie ini mengumumkan hiatus pada 28 Februari 2025. Kabar tersebut disampaikan lewat akun resmi @fourtwntymusic, mengejutkan banyak penggemar.
Sebelum pengumuman, Fourtwnty diketahui sempat merilis lagu “Mangu,” yang mendapat sambutan begitu hangat. Lirik mendalam dan nuansa akustik khas-nya membuat karya ini cepat melekat di hati pendengar.
Karena hal itu pula, pengumuman rehat setelah lima belas tahun berkarya ini memunculkan tanda tanya publik. Banyak yang mulai menilik kembali perjalanan karier serta menantikan arah baru band indie tersebut.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Profil Fourtwnty
Profil Fourtwnty mencerminkan perjalanan musikal yang penuh makna. Band ini dibentuk pada tahun 2010 dan dikenal lewat album perdana Lelaku (2015), yang menampilkan lagu-lagu seperti "Fana Merah Jambu" dan "Aku Tenang."
Fourtwnty tercatat bernaung di bawah Indie Records. Band nyentrik ini mengusung genre folk pop dan berhasil memikat banyak pendengar lewat lirik puitis dan aransemen khasnya, menjadikannya salah satu band indie paling populer.
Baca juga: Profil Sukatani Band, Grup Musik Punk yang Berasal dari Purbalingga
Personel Fourtwnty
Untuk mencapai kepopulerannya saat ini, Fourtwnty tentu dibentuk melalui kerja keras para personelnya. Laman p2k.stekom.ac.id menyebut bahwa band ini terdiri dari enam personel dengan peran yang saling melengkapi.
Pertama, Roby Satria yang kini dikenal sebagai Roots. Ia adalah gitaris Fourtwnty asal Pekanbaru dan pernah menjadi anggota band Geisha. Sebagai ‘senior’ saat itu, ia tercatat sebagai pelopor pemersatu dan pembentuk band ini.
Kedua, Nuwi yang berperan sebagai basis. Ia pertama kali mengenal Roby Satria di daerah asalnya. Saat itu, Nuwi hanya menguasai permainan gitar, namun seiring bertemu dengan anggota lain ia bertanggung jawab atas bass.
Ketiga, Ari Lesmana, sebagai vokalis utama sekaligus gitaris. Ia adalah personel yang paling menjadi sorotan. Selain karena suara dan lirik puitisnya yang mendalam, Ari juga diketahui merupakan lulusan S2 dari London School of Public Relation.
Sementara tiga personel lainnya, adalah Andi Armand sebagai pengisi perkusi, Primandha Ridho sebagai drummer, serta Ryan Maulana pada bagian keyboard. Setiap anggota memiliki peran penting dalam membentuk warna musik khas Fourtwnty.
Perjalanan Karier Fourtwnty
Fourtwnty didirikan pada tahun 2010, namun baru merilis album perdana ‘Lelaku’ lima tahun kemudian. Album ini memperkenalkan gaya folk pop dengan lirik puitis, termasuk lagu “Aku Tenang,” “Fana Merah Jambu,” dan “Hitam Putih.”
Pasca perilisan ‘Lelaku,’ perjalanan grup ini diketahui sempat terhenti karena berbagai kesibukan para personel. Keadaan memburuk saat pemasukan band stagnan, hingga Fourtwnty nyaris bubar meski karya mulai dikenal publik.
Beruntung, titik balik terjadi pada 2017, ketika lagu “Zona Nyaman,” yang kemudian masuk album ‘Ego & Fungsi Otak’ (2018), dipilih sebagai soundtrack film “Filosofi Kopi 2.” Sejak itu, nama Fourtwnty mulai meluas di telinga penikmat musik.
Lagu-lagu lain dari album tersebut seperti “Kusut,” “Kita Pasti Tua,” dan “Realita” juga ikut memperkuat citra Fourtwnty sebagai grup dengan suara khas dan kedalaman lirik yang tak biasa, kental dengan kata puitis bak ‘anak senja.’
Pada 2019, Fourtwnty menggelar tur mandiri bertajuk ‘Heliotropisme’ ke sepuluh kota besar di Indonesia. Tur yang berjalan meriah ini menandai keberhasilan Fourtwnty menyatukan identitas indie dengan sambutan publik yang luas.
Popularitas inilah yang kemudian disebut-sebut membuka jalan bagi kemunculan musisi indie lain seperti Nadin Amizah dan Pamungkas. Karenanya, meski pada Februari 2025 memutuskan hiatus, lagunya tetap terdengar (p2k.stekom.ac.id).
Baca juga: Profil Wijaya 80, Band Trio Populer Asal Indonesia
Karya Fourtwnty
Fourtwnty dikenal sebagai band indie yang konsisten menghadirkan karya bermakna. Dikutip dari open.spotify.com, berikut adalah ulasan singkat album dan lagu-lagu penting yang mengukuhkan posisi band ini di dunia musik Indonesia:
Setengah Dulu (Mini-album; Desember 2014)
Mini-album ini berisi lagu seperti “Puisi Alam,” “Diskusi Senja,” dan “Argume[n]tasi Dimensi,” yang memperkenalkan ciri khas musik folk pop dengan lirik puitis.
Lelaku (Album; Mei 2015)
Album penuh ini menampilkan lagu-lagu populer seperti “Fana Merah Jambu,” “Aku Tenang,” “Hitam Putih,” dan “Diam-Diam Kubawa Satu,” yang sangat melekat di hati pendengar.
Jangan Minta Nambah (Mini-album; April 2017)
Mini-album ini termasuk lagu “Zona Nyaman” yang kemudian menjadi hit besar dan dipilih sebagai soundtrack film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody.
Ego & Fungsi Otak (Album; April 2018)
Album yang melejitkan popularitas Fourtwnty dengan lagu-lagu seperti “Segelas Berdua,” “Zona Nyaman,” “Kusut,” “Realita,” dan “Kita Pasti Tua,” yang dikenal luas di kalangan penikmat musik.
Nalar (Album; 2023)
Album terbaru ini menghadirkan lagu seperti “Aku Mencintai Traumaku,” “Larasuka,” “Aku = Kamu,” “Besi Tua,” dan “Kursi Goyang,” menampilkan kematangan musikal dan eksplorasi sound baru.
Penghargaan Fourtwnty
Selama berkarier di dunia musik, band asal Jakarta ini telah meraih beberapa penghargaan dan nominasi dari berbagai acara awards. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah daftar penghargaan Fourtwnty berdasarkan laman p2k.stekom.ac.id:
2018 Indonesian Choice Awards
o Breakthrough Artist of the Year – Fourtwnty (Menang)
o Song of the Year – "Zona Nyaman" (Nominasi)
2019 SCTV Music Awards
o Grup Band Paling Ngetop – Fourtwnty (Nominasi)
2019 LINE Indonesia Awards
o Most Favorite Music Group – Fourtwnty (Nominasi)
Sampai Kapan Fourtwnty Hiatus?
Sebagaimana yang telah disinggung, Fourtwnty secara resmi mengumumkan masa hiatusnya melalui akun Instagram band pada 28 Februari lalu. Seluruh personel disebut dalam kondisi baik dan hanya membutuhkan waktu rehat.
Namun, hingga ulasan ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai jadwal kembalinya grup musik tersebut. Ari Lesmana, sang vokalis, juga menyatakan bahwa belum ada tanggal pasti untuk Fourtwnty kembali aktif.
Ari menyebut bahwa setiap personel tengah beristirahat dan sibuk dengan kehidupan pribadinya masing-masing. Ia, yang kini terus mencari inspirasi lagu baru, meminta doa dari penggemar agar Fourtwnty segera kembali.
(Sumber: YouTube, Rockaroma ID, Ari Lesmana Pernah Kesel Sama Iga Massardi, “Aku Ngomong Langsung ke Orangnya!” – Kasih Paham Bro)
Baca juga: Biodata Pasha Ungu, Penyanyi Pop Legendaris Indonesia
Itulah profil Fourtwnty, band indie populer asal Indonesia yang kini sedang hiatus. Untuk mengetahui perkembangan berita maupun karya lainnya, silakan pantau akun resmi serta platform musik digital band tersebut. (NF)
