Profil Susi Pudjiastuti, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti, memiliki kisah hidup yang menarik untuk diketahui. Ia dikenal sebagai salah satu menteri yang banyak dicintai masyarakat Indonesia dengan keberhasilannya dalam berkarier.
Mengutip dari laman bpk.go.id, Menteri Kelautan dan Perikanan merupakan jabatan strategis yang berperan dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.
Seiring berjalannya waktu, telah banyak tokoh yang menjabat posisi ini, masing-masing dengan kebijakan dan fokus yang berbeda. Salah satunya adalah Susi Pudjiastuti, yang menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan ke-6 Republik Indonesia.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Profil Susi Pudjiastuti
Profil Susi Pudjiastuti dikenal publik sejak menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia periode 2014-2016. Ia lahir di Pangandaran, Jawa Barat, pada 15 Januari 1965. Ia adalah anak dari pasangan Haji Ahmad Karlan dan Hajjah Suwuh Lasminah.
Diketahui, kedua orang tuanya berasal dari Jawa Tengah dan memiliki usaha di bidang peternakan. Selain itu, Keluarga Susi ternyata terbilang orang berada. Kedua orang tuanya sudah bergelar haji dan kakeknya adalah tuan tanah di daerahnya, dikenal yaitu Haji Ireng.
Dari pernikahannya, ia dikarunia tiga orang anak, Pertama, Yoyok Yudi Suharyo. Kedua, Nadine Kaiser. Ketiga, Alvy Xavier. Susi memiliki karier yang cemerlang meskipun hanya berijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Ia mampu membuktikan bahwa pendidikan formal bukanlah satu-satunya jalan menuju sukses. Ia resmi menjabat sebagai Menteri Perikanan dan Kelautan semenjak tanggal dilantik pada 27 Oktober 2014.
Bahkan, ia mampu menjadi pengusaha sukses memulai bisnis di bidang perikanan hingga maskapai melalui Susi Air yang dikembangkannya.
Baca Juga: Profil Brigjen Mukti Juharsa, Pendidikan, dan Perjalanan Kariernya
Riwayat Pendidikan Susi Pudjiastuti
Riwayat pendidikan Susi Pudjiastuti terlihat seperti orang pada umumnya. Ia merupakan alumni Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama dan melanjutkan pendidikannya ke SMA Negeri 1 Yogyakarta.
Pada masa bersekolah SMA, ia sangat aktif dalam berkegiatan. Salah satunya adalah aktivitasnya yang justru menyita waktu sekolahnya adalah Gerakan Golput atau gerakan golongan putih pada era 1980an waktu itu.
Hingga akhirnya, ia keluar dari SMA Negeri 1 Yogyakarta pada kelas 2. Keputusannya saat putus sekolah tersebut ternyata tidak membuat Susi menjadi malas dan menyerah. Ia justru termotivasi untuk mandiri dalam membangun kariernya.
Baca Juga: Profil Gibran Rakabuming, Wakil Presiden Terpilih Indonesia
Karier Susi Pudjiastuti
Pada 1983, Susi belajar berdagang bed cover keliling Pangandaran dalam usianya yang ke 18 tahun. Tak hanya itu, di Pangandaran ia juga menjadi pengepul ikan. Saat itu, modal bisnis yang diperoleh dari menjual perhiasannya terkumpul sebesar Rp750.000.
Pada usia 20 tahun, ia mengambil keputusan berani dengan berpindah ke Cirebon. Di Cirebon, ia membeli udang dan kodok lalu menjualnya ke Tanjung Priok, Jakarta Utara. Setelah menekuni selama 13 tahun, bisnisnya mulai berkembang.
Bisnisnya mulai berkembang setelah . Puncaknya, pada 1996, dalam usia 31 tahun, Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan dengan nama PT ASI Pudjiastuti Marine Product. Produk unggulan dari perusahaannya ini berupa udang lobster dengan merek "Susi Brand".
Bahkan, bisnis lobtersnya meluas hingga Asia dan Amerika. Hingga, Susi memerlukan trasnportasi pesawat sebagai tuntutan pasar yang menginginkan produk tangkapan laut tetap segar dan fresh. Ia memutuskan membeli pesawat jenis Cessna Caravan pada 2014.
Saat itu, ia melihat peluang bagus transportasi penerbangan ini karena pemikirannya yang jenius. Ia berhasil mendirikan PT ASI Pudjiastuti Aviation, sebagai bisnis sewa pesawat miliknya yang banyak dilirik orang.
Keputusannya tersebut membawa keberhasilan dengan pesawat miliknya yang pertama kali ke lokasi bencana Tsunami Aceh untuk mendistribusikan bantuan kemanusian kepada para korban yang daearahnya tidak bisa dikunjungi transportasi lain.
Seiring dengan berjalannya waktu, Susi Air atau sebuah perusahaan penerbangannya semakin berkembang hingga memiliki 50 pesawat terbang beragam jenis. Kini, ia berhasil mempekerjakan 175 pilot asing dari 180 pilot yang dia miliki.
Pasca Pilpres 2014, pada usia 49 tahun ini, ia diangkat oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Kerja 2014-2019. Menteri ini adalah pejabat tinggi di Indonesia yang bertanggung jawab atas pengelolaan sumber daya laut dan perikanan.
Penghargaan Susi Pudjiastuti
Berkat kerja kerasnya dalam membangun karier tersebut, ia berhasil mendapatkan banyak penghargaan. Berikut diantaranya:
(2004) Purwa citra Priangan Award untuk Peningkatan Kehidupan Nelayan dari Pikiran Rakyat.
(2004) Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat.
(2005) Pelopor Ekspor Ikan Laut dari Gubernur Jawa Barat.
(2005) Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia. – Tahun 2005
(2006) Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden Republik Indonesia. – Tahun 2006
(2006) Inspiring Woman 2005 dan Eagle Award dari Metro TV, Indonesia.
(2008) Tokoh Wanita Inspiratif Penggerak Pembangunan, dari Gubernur Jawa Barat.
(2008) Saudagar Tatar Sunda dari Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat.
(2009) Berprestasi Award dari PT Exelcomindo.
(2009) Sofyan Ilyas Award dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
(2010) Indonesian Small & Medium Business Entrepreneur Award dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
(2011)Ganesha Widyajasa Aditama Award dari ITB.
(2011) Penghargaan untuk Prestasi Inovatif, Kepemimpinan Luar Biasa dan Signifikan Kontribusi untuk Ekonomi, APEC.
(2014) People of The Year 2013 dari Koran Sindo.
(2015) Person of The Year 2014 dari Warga Kota Solo.
(2015) Kanjeng Ratu Ayu (KRAY) Susi Pudjiastuti Ningrat, dari Keraton Surakarta Hadiningrat.
(2015) Perempuan Pertama yang Menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan, dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
(2015) Penghargaan Perempuan Jawa Barat, dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI Jawa Barat).
(2015) Penghargaan 10 Nopember dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS Surabaya).
(2016) Tokoh Publik Inspirasional Tahun Ini, Public Relation Award and Summit, dari Serikat Perusahaan Pers.
(2016) Leaders for a Living Planet Award dari WWF.
(2016) Doktor Honoris Causa oleh Universitas Diponegoro.
(2017) Seafood Champion Award dalam acara Seaweb Seafood Summit yang diselenggarakan di Seattle, Washington, Amerika Serikat.
(2017) Doktor Honoris Causa bidang keilmuan management dan konservasi sumberdaya kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS Surabaya).
(2018) Srikandi Nekat Award dari Yayasan Retno Sekar Budoyo.
(2018) Creative & Innovative Person of the Year: Indonesia Choice Awards.
Itulah profil Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia. (APR)
Baca Juga: Profil Hasan Basri Sagala, Calon Wakil Gubernur Pendamping Edy Rahmayadi
