Redesign Logo Umkm Emping Mlinjo Desa Amongrogo dalam Upaya Membentuk Branding

Public Relations
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Putri Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Amongrogo, Batang (18/07/2024)
Mahasiswa Universitas Diponegoro yang sedang melaksanakan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Desa Amongrogo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang sebagai anggota Tim II KKN UNDIP Periode Tahun 2023/2024 melakukan kegiatan redesign pada salah satu UMKM Emping Mlinjo yang berada di Dukuh Padenokan Desa Amongorgo.
Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada tanggal 16 hingga 18 Juli waktu editing hingga penyerahan.
Redesign sendiri merupakan suatu kegiatan perencanaan dalam melakukan perubahan pada beberapa bentuk struktur tertentu dalam sebuah desain tanpa mengurangi maksud dan tujuan yang berbeda.
Putri Pratama selaku mahasiswa yang melaksanakan kegiatan ini, melakukan survei secara langsung terhadap umkm emping mlinjo desa Amongrogo untuk melihat potensi perbaikan yang dapat dilakukan dalam upaya peningkatan branding salah satu umkm emping mlinjo desa Amongrogo. Kegiatan ini juga dilakukan berdasarkan izin dari Ibu Nadiroh selaku pemilik umkm emping mlinjo.
Umkm emping mlinjo milik ibu Nadiroh telah berkembang sangat besar, beliau telah melakukan pengiriman pesanan emping mlinjo ke berbagai daerah hingga luar kota dengan jumlah yang cukup besar. Emping tersebut awalnya dijual dalam bentuk mentahan yang siap goreng, namun saat ini Ibu Nadiroh telah melakukan inovasi baru dengan menjualnya dalam bentuk cemilan emping yang siap dikonsumsi, tak hanya itu cemilan emping mlinjo ini juga telah tersedia dengan berbagai varian rasa, seperti emping kletuk original emping kletuk pedas manis, dan emping kletuk daun jeruk. Bentuk empingnya sendiri juga disediakan dalam berbagai macam ukuran, emping mlinjo berbentuk kecil, sedang dan besar.
Akibat dari pelaksanaan awal terciptanya inovasi cemilan emping mlinjo siap konsumsi inilah, putri selaku pelaksana kegiatan redesign ini menemukan kekurangan pada desain logo umkm emping mlinjo siap saji yang belum optimal, maka putri menawarkan diri untuk melakukan redesign ulang pada logo umkm emping mlinjo yang memiliki beberapa kekurangan dalam penyesuaian desain informasi yang dirasa kurang jelas. Kegiatan ini juga dilaksanakan berdasarkan acuan permintaan pihak pemilik umkm emping mlinjo, terhadap stuktur warna, gambar, dan tulisan logo.
Redesign ini juga dimaksudkan untuk membentuk dan membantu branding bagi umkm emping mlinjo desa Amongrogo.
