Konten dari Pengguna

Cegah Stunting! KKN Tim II UNDIP Lakukan Pembenahan Kebun Gizi di Desa Ketoyan

putriverdina

putriverdina

Mahasiswa S1 Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari putriverdina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyerahan Kebun Gizi kepada Kepala Desa Ketoyan
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan Kebun Gizi kepada Kepala Desa Ketoyan

Boyolali (2/08/2023) - Menurut Kementerian Kesehatan, hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) prevalensi stunting di Indonesia sebanyak 21,6% pada 2022. Angka tersebut menunjukkan bahwa di Indonesia, angka stunting masih tinggi. Berdasarkan survei, masyarakat Desa Ketoyan sebagian besar belum memahami mengenai pemenuhan gizi serta berapa persentase makanan yang harus dikonsumsi. Sehingga, Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro berinisiatif membuat program "Pembenahan Kebun Gizi Tingkat Desa Ketoyan" sebagai salah satu solusi untuk pemenuhan gizi bagi masyarkat di Desa Ketoyan. Tujuan dari adanya program ini, yaitu tanaman yang ditanam dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Ketoyan dalam pemenuhan gizi.

Mahasiswa KKN memanfaatkan kebun yang sudah tidak terawat. Kegiatan ini diawali dengan membersihkan kebun dari rumput liar dan sampah-sampah. Selanjutnya, Tim KKN melakukan survei mengenai tanaman yang mudah dirawat. Dari hasil survei diputuskan untuk menanam kangkung, tomat, terung, dan cabai. Agar kebun gizi terlihat menarik, mahasiswa KKN juga menghias dengan memanfaatkan botol bekas.

Kebun Gizi Sebelum Dibersihkan
Kebun Gizi Sesudah Ditanam dan Dihias

Pembenahan kebun gizi ini diterima dengan baik oleh perangkat desa dan masyarakat setempat. Dengan adanya kebun gizi ini, diharapkan dapat menurankan risiko stunting pada anak-anak di Desa Ketoyan. Selain itu, masyarakat juga dapat turut menjaga keberlanjutan kebun gizi.

Penulis : KKN Tim II Universitas Diponegoro 2022/2023

Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.