Jumlah orang yang dinyatakan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Gyirong, Tibet, China, meningkat menjadi 558 orang. Sebanyak 260 orang di antaranya merupakan warga negara asing. Kantor berita pemerintah China, CCTV, melaporkan pada Kamis (27/8) bahwa jumlah korban meninggal dunia di wilayah tersebut masih tercatat tiga orang.
Bencana terjadi pada Rabu (26/8) di wilayah perbatasan China dan Nepal. Longsoran material dari kawasan pegunungan Himalaya memicu banjir bandang yang menerjang wilayah Gyirong County dan kawasan di Nepal. CCTV sebelumnya melaporkan ratusan orang hilang setelah banjir bandang menerjang kawasan tersebut. Bencana juga menyebabkan kerusakan pada jalan, fasilitas pembangkit listrik, serta permukiman di sepanjang aliran sungai.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia memastikan belum ada laporan WNI yang terdampak bencana tersebut. Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah mengatakan KBRI Dhaka dan KBRI Beijing terus memantau kondisi WNI melalui koordinasi dengan komunitas WNI serta Konsulat RI di Kathmandu.
📸: Dok. AFPTV