Dentuman keras di langit Bandung, Jawa Barat, sempat menghebohkan warga di media sosial pada Jumat (4/9) malam hingga Sabtu (5/9) dini hari. Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria mengonfirmasi bahwa suara tersebut datang dari gelombang akustik erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat (4/9) malam.
"Sinyal pada stasiun pemantau di Jawa Barat mendukung kuat bahwa fenomena tersebut berasal dari gelombang akustik erupsi Gunung Api Anak Krakatau. Gelombang akustik berfrekuensi rendah dapat merambat jauh dalam kondisi atmosfer tertentu dan dirasakan sebagai dentuman maupun getaran," jelas Lana dalam konferensi pers, Minggu (6/9).
"Dan fenomena ini serupa pernah terjadi di beberapa gunung api yang erupsi. Contohnya, ketika erupsi Gunung Kelud terdengar hingga Jawa Tengah dan Gunung Lewotobi Laki-laki terdengar hingga Pulau Maumere dan Pulau Alor," tambahnya.