Konten dari Pengguna

Bermain Tebak-tebakan di Wisata Literasi Virtual

Rachmi Yamini

Rachmi Yamini

ASN Pemprov. DKI Jakarta - Pustakawan - Pecinta Damai

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rachmi Yamini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wisata Literasi Virtual
zoom-in-whitePerbesar
Wisata Literasi Virtual

Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Selatan kembali menyelenggarakan kegiatan Wisata Literasi Virtual. Kali ini, pesertanya adalah teman-teman SDN Pondok Labu 01 kelas 4, 5, dan 6. Kegiatan ini berlangsung sangat meriah dan menyenangkan. Waktu 90 menit pun dilalui tanpa terasa membosankan sama sekali.

Wisata Literasi Virtual

Saat ini layanan Perpustakaan Umum Kota Jakarta Selatan masih ditutup untuk masyarakat dalam rangka mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Namun, masyarakat dapat tetap mendapatkan layanan dan mengobati rasa kangennya terhadap perpustakaan dengan mengikuti kegiatan-kegiatan Sudin Pusip Jaksel yang dilaksanakan secara virtual. Salah satunya adalah kegiatan Wisata Literasi Virtual yang dilaksanakan setiap bulannya.

Kegiatan Wisata Literasi Virtual kali ini diikuti oleh siswa-siswi Kelas 4, 5, dan 6 SDN Pondok Labu 01. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Maret 2021 ini berlangsung sangat meriah dan menyenangkan. Dengan mengenakan seragam Pramuka, peserta bersemangat mengikuti setiap rangkaian acara yang disuguhkan oleh Kakak-kakak dari Seksi Perpustakaan. Waktu 90 menit pun dilalui tanpa terasa membosankan sama sekali.

Ilustrasi Sekolah Dasar Islam. Foto: Shutter Stock

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Sudin Pusip Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ibu Evita. Beliau memberikan semangat kepada teman-teman yang mungkin bosan menjalani PJJ selama pandemi ini untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat dan positif. Ibu Evita mengajak untuk terus membaca, baik buku bacaan tercetak maupun melalui aplikasi perpustakaan digital iJakarta. Selain itu, Ibu Evita juga berharap agar teman-teman dapat menikmati dan mengambil manfaat dari kegiatan Wisata Literasi ini.

Kepala SDN Pondok Labu 01, Bapak Agus Budiyarto menyambut baik kesempatan yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak didiknya melalui kegiatan Wisata Literasi Virtual ini. Beliau berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan baik oleh anak-anak dan dapat menambah wawasan anak-anak tentang perpustakaan dan literasi.

Teman-teman kemudian diajak untuk mengikuti tur perpustakaan yang dipandu oleh Pustakawan di Perpustakaan Umum Kota Jakarta Selatan, Kak Norma. Kak Norma mengawali tur perpustakaan dengan menjelaskan tentang lokasi perpustakaan, jam buka layanan perpustakaan, serta SOP baru dengan protokol kesehatan 3M di masa pandemi ini.

Kak Norma mengajak teman-teman berkeliling di lantai 1 yang terdiri dari layanan peminjaman dan pengembalian bahan perpustakaan, layanan penitipan barang, dan ruang layanan anak. Di ruang layanan anak, Kak Norma menunjukkan berbagai koleksi perpustakaan yang tidak hanya berupa buku bacaan saja, tetapi ada juga mainan edukatif dan boneka yang sering digunakan untuk keperluan bercerita atau mendongeng. Selain itu ada juga pop-up book yang sangat menarik, buku berbahasa asing, dan buku braille dengan berbagai subjek.

Selesai berkeliling, teman-teman melakukan sesi tanya jawab seputar perpustakaan dan literasi. Ternyata teman-teman sangat antusias dalam memberikan pertanyaan dan penasaran dengan koleksi yang dimiliki Perpustakaan. Sesi tanya jawab diakhiri dengan harapan pandemi dapat segera berakhir sehingga teman-teman dapat berkunjung ke Perpustakaan Umum Kota Jakarta Selatan secara langsung.

Sesi Foto Bersama Peserta Kegiatan Wisata Literasi Virtual

Kreatif dengan Tebak-tebakan

Sebagai ice breaker setelah melakukan tanya jawab tentang perpustakaan sekaligus penutup acara, Kak Risa dari Seksi Perpustakaan mengajak teman-teman untuk bermain tebak-tebakan. Dari 80 peserta yang mengikuti acara ini, ternyata ada 1 orang yang berhasil menjawab dengan benar. Wah, hebat!

Soal tebak-tebakan, Kak Adit juga tidak mau kalah. Kak Adit memberikan tebak-tebakan yang dikemas dengan apik berupa video. Setelah beberapa saat teman-teman bergantian menyahuti jawaban yang mereka anggap benar, akhirnya ada 1 peserta yang berhasil menjawabnya dengan tepat. Wah, kakak-kakak perlu mencari tebak-tebakan lain yang lebih membuat penasaran nih.

Tebak-tebakan yang diberikan oleh kakak-kakak ini sebenarnya diambil dari salah satu buku yang ada di perpustakaan. Hal ini menunjukkan bahwa berbagai bahan bacaan bisa didapatkan di perpustakaan. Dengan membaca buku, kita bisa mendapatkan wawasan, pengetahuan baru, dan manfaat yang kadang tidak terduga.

Secara tidak sadar, dengan bermain tebak-tebakan, kita diajak untuk berpikir kreatif dan kritis dalam mencari jawabannya. Berbagai jawaban yang dilontarkan oleh teman-teman tadi sangat kreatif dan lucu sehingga membuat seluruh peserta ikut tertawa. Keseriusan dan keheningan pun dapat segera terpecahkan. Apalagi kreativitas Kak Adit yang menampilkan tebak-tebakan dalam bentuk video. Teman-teman bisa dibuat kembali fokus dan tertarik untuk ikut menebak jawaban dari tebak-tebakan yang dilontarkan.