Langkah-langkah Sederhana dalam Meraih Impian

Rafki Rinaldi
Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Sumatera. Tertarik menulis dengan topik teknologi, sosial budaya, dan kesehatan mental
Konten dari Pengguna
14 Mei 2024 14:56 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Rafki Rinaldi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Setiap orang berhak memiliki impian. Bahkan sejak kecil kita sudah sering sekali mendapat pertanyaan dari orang dewasa, "apa cita-citamu?, saat besar nanti kamu mau jadi apa?". Kebanyakan dari kita pasti menjawab mau jadi dokter, tentara, polisi, pilot, dll. Namun seiring berjalannya waktu dan semakin kita dewasa, impian itu bisa saja berubah. Hal ini bukan tanpa alasan, karena semakin dewasa kita akan mulai berpikir berdasarkan realita kehidupan yang dialami. Bahwa ternyata untuk mewujudkan impian menjadi nyata itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh usaha keras, butuh perjuangan, butuh pengorbanan materi dan tenaga, serta butuh waktu yang sangat panjang untuk mencapainya.
ADVERTISEMENT
Semua orang memang bisa bermimpi apa saja yang dia inginkan, tapi tidak semua bisa mewujudkannya. Semua itu kembali pada diri sendiri. Apakah sudah mempersiapkan rencana yang matang dan berusaha keras untuk meraih mimpi? atau hanya tenggelam dalam imajinasi mimpi tanpa mau berusaha dan mengorbankan tenaga untuk meraihnya. Seseorang yang mau mempersiapkan rencana dengan matang, mengorbankan tenaga, waktu, dan uang tentu akan berhasil mewujudkan impiannya di masa depan. Karena hasil akhir yang diperoleh tentu tidak akan menghianati usaha keras yang sudah dilakukan.
sumber foto : Pixabay.com
Berbicara tentang mencapai impian, menurutku hal pertama yang harus dipastikan adalah impian itu haruslah spesifik. Kita tidak bisa hanya mengatakan kalau impian kita adalah menjadi orang sukses, tapi kita harus mendefinisikan makna dari sukses itu. Apakah sukses itu punya banyak uang?, apakah sukses itu punya kekuasaan dan jabatan?, ataukah sukses itu memberi pengaruh dan kebermanfaatan bagi orang lain?. Setiap orang punya definisi sendiri tentang kesuksesan. Jadi tentukanlah apa definisi sukses menurutmu.
ADVERTISEMENT
Setelah kamu menentukan impianmu secara spesifik, selanjutnya kamu perlu menentukan langkah yang diambil dalam meraih impianmu. Misalnya dalam impian jangka pendek, kamu ingin mahir berbahasa inggris, maka kamu harus membuat program belajar mingguan untuk memperlancar bahasa inggrismu. Misalkan kamu spend waktu minimal 2 jam sehari untuk belajar bahasa inggris selama 5 hari dalam seminggu. Selain itu, dari 4 keterampilan bahasa inggris yaitu reading, speaking, listening, dan writing, misalnya kamu lemah dalam keterampilan speaking, maka kamu harus menyediakan waktu dan usaha lebih banyak untuk mengasah keterampilan speakingmu. Misalnya dengan berbicara di depan cermin atau dengan mencari teman yang juga sedang belajar bahasa inggris, lalu kamu bisa langsung berlatih speaking dengannya.
Nah, setelah kamu menentukan impian secara spesisfik dan menentukan step-step yang harus diambil. Setelah itu, kamu perlu merealisasikan semua planning yang sudah kamu buat. Jangan sampai semua planning yang sudah kamu buat secara detail menjadi sia-sia dan akhirnya impianmu tidak pernah tercapai. Jadi kamu harus konsisten menjalankan setiap step yang sudah kamu buat. Untuk menjaga konsistensi itu, kamu perlu menerapkan reward and punishment. Pada program mingguan belajar bahasa inggris tadi misalnya, kalau misalkan kamu hanya belajar selama 2 hari dalam seminggu, maka kamu harus memberikan punishment dirimu misalnya kamu harus stop buka hp selama 3 hari. Dan kalau misalkan kamu bisa konsisten menjalani program itu selama sebulan penuh. Maka kamu bisa memberi reward dirimu dengan membeli makanan favoritmu atau hal lain yang bisa membuat dirimu senang.
sumber foto : Pixabay.com
Kita memang boleh punya impian setinggi langit. Akan tetapi kita juga harus melihat impian tersebut secara realistis. Kita harus memperhatikan sumber daya yang kita miliki dan juga memperhatikan lingkungan sekitar kita. Apakah lingkungan bisa mendukung kita untuk meraih impian itu?. Misalkan kamu memiliki impian ingin kuliah ke luar negeri. Kamu tidak akan bisa langsung berangkat ke luar negeri dan langsung bisa kuliah disana. Ada tahapan dan proses yang harus kamu lewati. Kamu harus melihat dulu kemampuanmu, apakah dengan kemampuanmu sekarang kamu sudah siap kuliah ke luar negeri atau belum. Kamu juga harus tau bagaimana tahapan dan proses untuk kuliah ke luar negeri. Kamu harus mempersiapkan berkas-berkas dan juga kemampuan bahasa asing untuk kuliah ke sana. Jangan sampai belum apa-apa kamu sudah menetapkan target impian yang sangat tinggi, dan karena kamu tidak melihat secara realistis, jangan sampai nantinya usaha yang kamu lakukan menjadi sia-sia.
ADVERTISEMENT
Setelah semua langkah diatas kamu lakukan untuk meraih impianmu. Ada satu hal lagi yang harus kamu perhatikan, yaitu waktu. Kamu harus menyadari waktu itu terbatas. Jadi, kamu tidak mungkin bisa mencapai semua impianmu seacara bersamaan. Kamu harus benar-benar menentukan prioritas impian mana yang harus kamu realisasikan terlebih dahulu. Kamu juga tidak bisa berlama-lama untuk meraih satu impian. Kamu juga harus menentukan berapa banyak waktu yang kamu gunakan untuk meraih satu impian. Kamu tidak boleh berlama-lama untuk mewujudkan satu impian, karena masih banyak impian lain yang juga perlu untuk diwujudkan. Kecuali kamu memang hanya punya satu impian saja dalam hidup.
“So, keep your spirits up and fight for your dreams
until you stand at the peak of your success”
ADVERTISEMENT