Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo Sudah Keluar, Polisi Siap Sampaikan ke Publik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Budi Hermanto di gudang kacang tanah illegal di Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Budi Hermanto di gudang kacang tanah illegal di Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Polda Metro Jaya menyebut hasil ekshumasi jenazah Sutrimo, pria yang disebut pernah bekerja di rumah eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, telah keluar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan hasil tersebut telah dikoordinasikan penyidik dengan tim dokter forensik yang menangani ekshumasi.

“Untuk hasil, sejauh ini sudah keluar dan sudah dikoordinasikan dari penyidik kepada tim dokter forensik medikolegal yang menangani pada saat pelaksanaan ekshumasi ini,” kata Budi kepada wartawan, Rabu (16/9).

Budi mengatakan hasil ekshumasi akan disampaikan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam waktu dekat. Namun, dia belum merinci waktu pengumumannya.

Petugas membawa peralatan untuk proses ekshumasi jenazah Sutrimo mantan kepala rumah tangga eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, di Desa Wlahar, Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026). Foto: Idhad Zakaria/ANTARA FOTO

“Dalam waktu dekat pasti akan disampaikan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum,” ucap dia.

Ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo dilakukan pada 12 Agustus 2026 di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah.

Sebelumnya, Puslabfor Polri melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah sampel yang diambil saat proses ekshumasi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan hasil uji laboratorium dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Keluarga Sutrimo juga telah mengajukan permohonan SP2HP untuk mengetahui perkembangan penyelidikan, termasuk hasil ekshumasi yang sebelumnya belum diterima.