Sudaryono Usai Dilantik Jadi Kepala BGN: Saya Tak Punya SPPG

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7). Sudaryono menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.

Sudaryono mengaku tak memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal itu disampaikan Sudaryono usai pelantikan.

"Enggak ada, enggak ada. Enggak ada dan saya tidak punya SPPG. Saya tidak punya dapur," kata Sudaryono.

"Tidak ada keluarga saya yang punya dapur dan sebagainya," sambungnya.

Dengan dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono resmi meninggalkan jabatannya sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan). Posisi Wamentan untuk sementara kosong dan belum ada sosok baru yang ditunjuk.

Presiden Subianto melantik Kepala BGN Sudaryonodi Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan sejumlah pertimbangan Presiden Prabowo dalam menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN.

Salah satunya, Sudaryono disebut telah terlibat sejak awal dalam pembahasan konsep Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Beliau juga sejak awal mengikuti dan bersama-sama dengan kami semua berdiskusi menggagas dan mengonsep eh bagaimana teknis pelaksanaan makan bergizi gratis ini," jelas Prasetyo.

Selain itu, Prasetyo mengatakan tugas Sudaryono sebagai Wamentan selama ini juga berkaitan dengan pelaksanaan program MBG.