Update Rumah Terbakar Misterius di Sleman: Mulai Merembet Bangunan Sebelah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Agus Yani (61 tahun), pemilik rumah yang terbakar misterius puluhan kali di Seyegan Sleman. Update terkini kebakaran terjadi 81 kali termasuk di ruko yang berada di sisi utara rumah, Selasa (2/6/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Agus Yani (61 tahun), pemilik rumah yang terbakar misterius puluhan kali di Seyegan Sleman. Update terkini kebakaran terjadi 81 kali termasuk di ruko yang berada di sisi utara rumah, Selasa (2/6/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Kebakaran misterius masih terus terjadi di sebuah rumah di Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman. Hingga saat ini ada 81 kali kejadian kebakaran dengan dua di antaranya terjadi di bangunan ruko yang berada di sebelah utara.

"Untuk merembetnya itu sudah merembet ke sebelah," kata Agus Yani (61 tahun), pemilik rumah ditemui, Selasa (2/6).

Kebakaran terjadi di belakang ruko. Percikan api timbul di kayu yang diletakkan di sana. Ruko ini adalah tempat Agus dan keluarga mengungsi.

"Timbul percikan api. Yang mana untuk medianya, bukan kaus, bukan kain, tapi dia kayu. Kayu terbakar. Nah, saya membayangkan kalau itu apabila itu bukan kayu, tapi kain, mungkin lebih besar," katanya.

Agus mengatakam peristiwa ini terjadi kemarin sore. "Dua kali. Yang di sebelahnya itu triplek. Tapi enggak sadar bahwa itu api dari mana, cuma dipadamkan oleh orang yang di sawah. (Kemarin) Sekitar jam 15.00 WIB atau 16.00 WIB," katanya.

Hingga kini kemunculan api sudah terjadi sebanyak 81 kebakaran. Api membakar sembarang benda dari kain, pintu, gabus, hingga kursi.

Kondisi usai kebakaran misterius di Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Jumat (29/5/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

"Dari hari pertama 81 kali. Waktu kebakaran ini acak. Titik api juga berbeda-beda," katanya.

Untuk hari ini ada satu kali kebakaran. Agus bilang, api sudah merembet ke kamar belakang yang sebelumnya tidak pernah terjadi kebakaran.

"Sudah merembet ke sana," katanya.

Tim peneliti dari UGM dan UPN telah terjun ke lokasi untuk menginvestigasi kebakaran misterius ini. Dugaan sementara kebakaran dipicu gas metana hingga temuan tingginya gas hidrogen.