10 Bagian Dasa Mala dan Artinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ajaran Hindu, terdapat beberapa contoh perilaku tidak baik yang termasuk dalam Asubha Karma. Setiap umat tentunya harus memahami seluruh bagian dasa mala dan artinya sebagai petunjuk menjalankan kehidupan.
Dikutip dari buku Nilai-Nilai Pendidikan Hindu Dalam Ślokāntara oleh Puspo Renan Joyo (2020:176), kata dasa mala berasal dari bahasa Sansekerta yaitu “dasa” yang artinya sepuluh dan “mala” yang artinya kotoran atau dosa. Sehingga, dasa mala berarti sepuluh kekotoran atau perbuatan dosa.
Bagian Dasa Mala dan Artinya dalam Ajaran Hindu
Dasa mala merupakan sepuluh sifat yang buruk dan bertentangan degan susila. Sehingga perlu dihindari agar tidak mendapatkan penderitaan. Untuk itu, simak sepuluh bagian dasa mala dan artinya di bawah ini sebagai referensi.
Tandri, merupakan sifat yang menunjukkan kemalasan, seperti hanya makan dan tidur saja. Sifat ini dilarang karena tidak disukai Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Pasalnya sikap malas akan menjadi penghalang dalam mencapai tujuan hidup.
Kleda, merupakan sifat putus asa, baik menunda-nunda pekerjaan ataupun tidak ingin memahami maksud orang lain. Sifat tersebut akan didominasi sifat tamas yang akan membuat Atma jatuh neraka.
Leja, adalah sifat berpikiran gelap, seperti memiliki nafsu besar dan gembira saat bekerja. Oleh karena itu, penting mengatur hawa nafsu agar tetap terjaga pikirannya.
Kutila, yaitu sikap menyakiti orang lain, pemabuk, dan penipu. Hal ini didasari oleh pikiran yang gelap, sehingga dapat merugikan makhluk lain. Dampaknya akan diberikan karma buruk suatu saat nanti.
Kuhaka, berarti sifat pemarah dan suka mencari kesalahan orang lain. Maka dari itu, sesorang harus mengatasi kemaran dan kebencian agar hidup dapat damai.
Metraya, adalah sikap menyakiti hati orang lain, sombong, dan suka menggoda pasangan orang lain.
Megata, adalah perbuatan jahat yang wajib dihindari oleh setiap orang. Sebab dapat menghalangi tercapainya kehidupan yang damai.
Ragastri yang artinya penuh nafsu dan suka memperkosa. Tindakan ini tentu tidak manusiawi dan bertentangan dengan ajaran agama.
Bhaksa bhuana, merupakan sikap menyakiti orang lain, menipu, hingga menghamburkan uang.
Kimburu, adalah sifat penipu yang mencuri segala hal dari orang lain tanpa pandang bulu. Perbuatan ini harus dihilangkan agar mencapai kesucian diri.
Baca Juga: 3 Contoh Palawakya dalam Tradisi Agama Hindu
Itulah sepuluh bagian dasa mala dan artinya yang dapat dijadikan referensi dalam memperdalam ilmu agama, khususnya Hindu. (NUM)
