Konten dari Pengguna

10 Contoh Fonetik dalam Bahasa Indonesia dan Pengertiannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk contoh fonetik. Sumber: pexels.com/Arturo A
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk contoh fonetik. Sumber: pexels.com/Arturo A

Contoh fonetik dalam Bahasa Indonesia adalah salah satu materi dalam linguistik. Fonetik adalah cabang ilmu fonologi yang mengkaji bunyi bahasa tanpa berkaitan dengan perbedaan makna.

Tidak semua bunyi manusia adalah bunyi bahasa, bisa saja berupa bunyi ujar. Ada tiga jenis ilmu fonetik, yaitu fonetik artikulatoris, fonetik akustik, dan fonetik auditoris.

Contoh Fonetik dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi untuk contoh fonetik. Sumber: pexels.com/Pixabay

Menurut buku Pengantar Ilmu Linguistik, Frida Unsiah dan Ria Yuliati (2018: 12), fonetik adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari bunyi bahasa tanpa kaitannya sebagai pembeda makna, misalnya vokal (a,i,u), konsonan (b,p,g). Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tidak semua bynyi manusia merupakan bunyi bahasa, bisa saja berupa bunyi ujar seperti "ayah", atau "hai".

Menurut buku Tata Bahasa Indonesia untuk Sekolah Lanjutan Atas, Gorys Keraf (1980: 29), fonetik adalah ilmu yang menyelidiki dan menganalisa bunyi-bunyi ujaran yang dipakai dalam tutur serta mempelajari bagaimana menghasilkan bunyi-bunyi tersebut dengan alat ucap manusia. Contoh fonetik adalah sebagai berikut.

  1. Ibu: Bunyi letup bersuara pada huruf B

  2. Izin: Bunyi geseran tak bersuara pada huruf Z

  3. Mengganggu: Bunyi nasal pada NG

  4. Ayah: Bunyi semi vokal pada huruf Y

  5. Sawah: Bunyi semi vokal pada huruf W

  6. Kue: Bunyi vokal pada huruf E

  7. Toko: Bunyi letup tidak bersuara pada huruf K

  8. Menyanyi: Bunyi nasal pada NY

  9. Pergi: Bunyi letup bersuara pada G

  10. Mengingau: Bunyi nasal pada NG

Jenis-Jenis Fonetik

Ilustrasi untuk contoh fonetik. Sumber: pexels.com/Suzy Hazelwood

Fonetik dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Jenis-jenis fonetik adalah sebagai berikut.

1. Fonetik Artikulatoris

Fonetik jenis ini mempelajari bagaimana bunyi-bunyi bahasa diproduksi oleh alat-alat ucap manusia. Ini berkaitan dengan ilmu linguistik, yakni fonetik.

2. Fonetik Akustik

Fonetik akustik adalah ilmu fonetik yang menelaah bunyi bahasa ketika merambat ke udara atau gelombang bunyi beserta frekuensi dan kecepatannya ketika merambat di udara, spektrum, tekanan, getaran, amplitudo, intensitas, dan timbrenya. Fonetik akustik berkaitan dengan ilmu fisika.

3. Fonetik Auditoris

Fonetik auditoris berkaitan dengan bagaimana bunyi-bunyi bahasa diterima oleh telinga sehingga dapat diterima oleh telinga manusia. Ilmu fonetik ini berkaitan dengan kajian biologi/neurologi.

Itulah contoh fonetik dalam Bahasa Indonesia beserta pengertiannya. Semoga dapat membantu memahami fonetik beserta jenus-jenis dan contohnya. (IND)

Baca juga: 6 Contoh Fonemik dalam Pelajaran Bahasa Indonesia