10 Contoh Fonetik dalam Bahasa Indonesia dan Pengertiannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh fonetik dalam Bahasa Indonesia adalah salah satu materi dalam linguistik. Fonetik adalah cabang ilmu fonologi yang mengkaji bunyi bahasa tanpa berkaitan dengan perbedaan makna.
Tidak semua bunyi manusia adalah bunyi bahasa, bisa saja berupa bunyi ujar. Ada tiga jenis ilmu fonetik, yaitu fonetik artikulatoris, fonetik akustik, dan fonetik auditoris.
Contoh Fonetik dalam Bahasa Indonesia
Menurut buku Pengantar Ilmu Linguistik, Frida Unsiah dan Ria Yuliati (2018: 12), fonetik adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari bunyi bahasa tanpa kaitannya sebagai pembeda makna, misalnya vokal (a,i,u), konsonan (b,p,g). Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tidak semua bynyi manusia merupakan bunyi bahasa, bisa saja berupa bunyi ujar seperti "ayah", atau "hai".
Menurut buku Tata Bahasa Indonesia untuk Sekolah Lanjutan Atas, Gorys Keraf (1980: 29), fonetik adalah ilmu yang menyelidiki dan menganalisa bunyi-bunyi ujaran yang dipakai dalam tutur serta mempelajari bagaimana menghasilkan bunyi-bunyi tersebut dengan alat ucap manusia. Contoh fonetik adalah sebagai berikut.
Ibu: Bunyi letup bersuara pada huruf B
Izin: Bunyi geseran tak bersuara pada huruf Z
Mengganggu: Bunyi nasal pada NG
Ayah: Bunyi semi vokal pada huruf Y
Sawah: Bunyi semi vokal pada huruf W
Kue: Bunyi vokal pada huruf E
Toko: Bunyi letup tidak bersuara pada huruf K
Menyanyi: Bunyi nasal pada NY
Pergi: Bunyi letup bersuara pada G
Mengingau: Bunyi nasal pada NG
Jenis-Jenis Fonetik
Fonetik dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Jenis-jenis fonetik adalah sebagai berikut.
1. Fonetik Artikulatoris
Fonetik jenis ini mempelajari bagaimana bunyi-bunyi bahasa diproduksi oleh alat-alat ucap manusia. Ini berkaitan dengan ilmu linguistik, yakni fonetik.
2. Fonetik Akustik
Fonetik akustik adalah ilmu fonetik yang menelaah bunyi bahasa ketika merambat ke udara atau gelombang bunyi beserta frekuensi dan kecepatannya ketika merambat di udara, spektrum, tekanan, getaran, amplitudo, intensitas, dan timbrenya. Fonetik akustik berkaitan dengan ilmu fisika.
3. Fonetik Auditoris
Fonetik auditoris berkaitan dengan bagaimana bunyi-bunyi bahasa diterima oleh telinga sehingga dapat diterima oleh telinga manusia. Ilmu fonetik ini berkaitan dengan kajian biologi/neurologi.
Itulah contoh fonetik dalam Bahasa Indonesia beserta pengertiannya. Semoga dapat membantu memahami fonetik beserta jenus-jenis dan contohnya. (IND)
Baca juga: 6 Contoh Fonemik dalam Pelajaran Bahasa Indonesia
