10 Contoh Imbuhan Infiks beserta Pengertian dan Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Imbuhan adalah kata yang disisipkan pada sebuah kata sehingga maknanya dapat berubah. Ada 19 imbuhan yang dibagi dalam 8 prefiks, 3 sufiks, 4 infiks, dan 4 apitan. Adapun contoh imbuhan infiks adalah kata yang disisipkan -el-, -em-, -er- dan -in- pada kata dasar.
Sementara prefiks, yaitu awalan diberikan ber-, meng-, di-, ter-, per-, peng-, ke-, dan se- pada sebuah kata dasar. Bila akhiran disebut sufiks -i, -kan, dan -an yang dibuat diakhir kata dasar. Terakhir adalah konfiks, yakni apitan ke- -an, ber- -an, per- -an, dan peng- -an pada sebuah kata dasar.
Kumpulan Contoh Imbuhan Infiks
Pembentukan kata tidak akan lepas dari imbuhan. Kalimat yang baik akan selalu disertai dengan pemilihan imbuhan yang tepat pada setiap kata yang digunakan. Contoh imbuhan infiks adalah kata dasar suling menjadi seruling.
Contoh ini sesuai dengan penjelasan dari buku Mahir Berbahasa Indonesia, P. Tukan (2006), infiks adalah imbuhan yang secara struktural dilekatkan di tengah sebuah kata atau bentuk dasar, yaitu antara konsonan yang mengawali sebuah kata dengan vokal berikutnya. Dengan ini, imbuhan akan befungsi untuk mengubah bunyi dan makna dari kata tersebut.
Infiks berfungsi mengubah kata dasar menjadi sebuah kata kerja, kata benda hingga kata sifat. Berikut sepuluh contoh infiks lengkap dengan kalimatnya.
Tali menjadi temali (kata benda). Penambahan infiks -em-.
Contoh: Dia sangat bersemangat untuk merapikan tali temali yang cukup kusut tersebut.
Suling menjadi seruling (kata benda). Penambahan infiks -er-.
Contoh: Kakak bermain seruling di malam hari.
Kerja menjadi kinerja. Penambahan infiks -in-.
Contoh: Kinerja HRD di PT Sehat Sentosa cukup memuaskan.
Sambung menjadi sinambung (kata sifat). Penambahan infiks -in-.
Contoh: Masalah ini selalu sinambung bila departemen keuangan ikut campur.
Gendang menjadi genderang (kata sifat). Penambahan infiks -er-.
Contoh: Adik selalu membuat suasana rumah seperti genderang mau pecah.
Kudung menjadi kerudung (kata benda). Penambahan infiks -er-.
Contoh: Kerusung Nita sudah rusak dari minggu lalu.
Tunjuk menjadi telunjuk (kata benda). Penambahan infiks -el-.
Contoh: Jari telunjukmu tidak sembuh dari dua hari yang lalu.
Tapak menjadi telapak. Penambahan infiks -el-.
Contoh: Telapak kakiku sangan kotor, karena jatuh di lumpur tadi.
Guruh menjadi gemuruh (kata kerja). Penambahan infiks -em-.
Contoh: Langit sudah mendung dan gemuruh sudah terdengar.
Getar jadi gemetar (kata kerja). Penambahan infiks -em-.
Contoh: Saya cukup gemetar saat presentasi hari ini.
Baca Juga: Ulasan Kata Imbuhan Serapan dan Contohnya dalam Bahasa Indonesia
Demikian dijelaskan contoh imbuhan infiks lengkap dengan contoh penggunaannya pada sebuah kalimat. (NDA)
