10 Contoh Kesepakatan Kelas SD untuk Mendisiplinkan Anak

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biasanya, untuk mengawali tahun ajaran baru, setiap kelas membuat kesepakatan bersama. Kesepakatan kelas ini harus ditaati oleh seluruh warga kelas. Contoh kesepakatan kelas SD salah satunya adalah adanya sanksi bagi anak yang tidak melaksanakan piket.
Kesepakatan kelas dibuat secara demokratis dan didiskusikan bersama oleh seluruh warga kelas, baik itu dengan wali kelas masing-masing atau dengan guru yang mengajar. Oleh karena itu, keputusan yang telah disepakati bersama ini perlu dihargai dan ditaati bersama.
Contoh Kesepakatan Kelas SD
Kesepakatan kelas adalah kesepakatan yang dibuat atau dirumuskan atas persetujuan dari seluruh anggota kelas. Tujuannya adalah untuk menciptakan kenyamanan dan kebersamaan saat belajar di dalam kelas.
Mengutip buku Inspirasi Praktik Baik Pendidikan Karakter Berbasis Kelas dan Komunitas, Doni Koesoema A., Evy Anggraeny, (2021: 273), membuat kesepakatan kelas merupakan salah satu cara agar proses belajar di kelas tidak terganggu dan semua warga sekolah mengalami keberhasilan dalam belajar.
Kesepakatan kelas yang baik, setidaknya harus memenuhi syarat berikut.
Sederhana dan mudah dimengerti.
Dibuat dengan melibatkan seluruh warga kelas, demi kepentingan bersama.
Disetujui dan disepakati bersama-sama.
Berikut ini adalah beberapa contoh kesepakatan kelas SD untuk mendisiplinkan anak-anak yang bisa dijadikan sebagai referensi.
Menghormati guru dan menyayangi teman.
Berbicara yang baik, hindari kata-kata kasar.
Wajib melaksanakan piket sesuai jadwal, demi kelas yang bersih dan nyaman.
Setiap masuk kelas, sepatu disusun di rak depan kelas dengan rapi.
Jika berhalangan hadir ke sekolah, wajib menulis surat kepada wali kelas.
Membiasakan tiga kata ajaib, yakni tolong, maaf, dan terima kasih.
Tidak diperbolehkan makan saat pelajaran sedang berlangsung.
Menjaga kebersihan kelas dengan membuang sampah di tempatnya.
Saat pergantian pelajaran, petugas piket bertugas menghapus papan tulis dan menyiapkan keperluan di pelajaran berikutnya.
Tempat duduk bergilir, sehingga semua anak dapat merasakan posisi yang berbeda setiap harinya.
Baca juga: 3 Contoh Penerapan Teori Behavioristik di Kelas
Demikianlah beberapa contoh kesepakatan kelas SD untuk mendisiplinkan anak, yang bisa dijadikan sebagai referensi. Karena kesepakatan kelas dibuat bersama-sama, maka penegakan aturannya juga harus dilakukan bersama-sama. (ARN)
