10 Contoh Kompromi dan Pengertiannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kompromi sangat banyak dalam kehidupan sehari-hari. Manusia tidak hidup sendiri. Ada keluarga, saudara, teman dan tetangga yang masing-masing memiliki kebutuhan, kepentingan dan keyakinan.
Kebutuhan bisa saling tumpang tindih. Keyakinan dapat saling berbenturan. Diperlukan jalan tengah agar semua pihak nyaman. Memahami pengertian dan contoh kompromi akan menambah wawasan tentang cara mencari jalan tengah tersebut.
Pengertian Kompromi
Dalam kehidupan sehari-hari, selalu ada masalah. Dari yang sepele hingga mengundang perkelahian. Misalnya ada tetangga yang tiba-tiba menutup jalan untuk pesta pernikahan. Jika tidak ada kompromi maka akan timbul percekcokan.
Dikutip dari Sosiologi 2 untuk SMA Kelas XI, Andreas Soeroso (2008:50), pengertian kompromi adalah upaya menyelesaikan konflik dengan melakukan tawar-menawar sebagai bentuk penyelesaian dari konflik tersebut. Hasil kompromi berupa kesepakatan.
Dalam kompromi, masing-masing pihak mengorbankan sebagian kepentingannya. Dengan kata lain, kalah sebagian, menang sebagian.
Contoh Kompromi dalam Kehidupan Sehari-hari
Dari begitu banyaknya kompromi yang harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, berikut adalah 10 contoh kompromi tersebut:
Jalan di gang sebelah diperbaiki sehingga semua kendaraan melewati gang yang tidak diperbaiki. Masyarakat di gang tersebut memaklumi karena kondisi tersebut bisa berbalik di kemudian hari.
Ayah cuti bekerja agar bisa mengantar jemput anak-anak sekolah dan menjaga mereka di rumah selama ibu ada acara penting di luar kota.
Warga sepakat untuk tidak menghabiskan seluruh tanahnya menjadi bangunan agar tercipta lingkungan yang asri dengan menanaminya.
Warga sepakat agar tidak membiarkan ayam peliharaan bebas berkeliaran untuk menjaga agar lingkungan selalu bersih.
Warga sepakat untuk menghentikan semua sumber bunyi yang keras selama jam belajar masyarakat pada hari Senin hingga Kamis, jam 18.00-21.00.
Ibu bekerja dari rumah agar dapat mendampingi si sulung yang sedang sakit. Sementara ayah menggantikan tugas ibu berbelanja sayur dan buah.
Keluarga Pak Surya sepakat menunda pembelian sepeda motor agar dapat menabung untuk persiapan anak-anak masuk perguruan tinggi. Anak-anak sepakat untuk berbagai waktu pemakaian dan saling berboncengan.
Pak Ogah bersedia memangkas pohon mangga miliknya agar tidak menyebabkan gangguan listrik di sekitarnya.
Warga sepakat menyeleksi sampah rumah tangga masing-masing lebih ketat lagi agar truk tukang sampah tidak kelebihan muatan karena sudah dibatasi oleh pengelola Tempat Pembuangan Akhir atau TPA.
Kakak dan adik sepakat berbagi kamar tidur agar bisa mendapatkan ruang belajar sekaligus ruang baca yang lebih luas dengan mengalihfungsikan kamar adik.
Baca juga: Pengertian, Bentuk dan Contoh Akomodasi
Itulah contoh kompromi dan pengertiannya yang kerap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Masyarakat yang memahami arti penting kompromi akan hidup rukun dan sejahtera. (lus)
