10 Contoh Perilaku Al-Akhir dalam Asmaul Husna

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh perilaku Al-Akhir merupakan pengingat bahwa hidup manusia itu harus didasarkan pada ketakwaan terhadap Allah Swt. Umat Islam harus menyadari bahwa setiap perilakunya memengaruhi seluruh pencapaiannya, baik ketika hidup maupun di akhirat.
Islam mengajarkan kepada umatnya untuk selalu berhati-hati dan memiliki pemikiran yang menyeluruh. Jika awal hidupnya baik maka manusia harus berakhir dengan baik pula.
Contoh Perilaku Al-Akhir
Dikutip dari Aqidah Akhlak, Syafiuddin dan Machnunah Ani Zulfah (2021:17), Al-Akhir artinya Yang Maha Akhir, yaitu tidak ada sesuatu pun setelah Allah Swt. Allah adalah Zat yang akan mengakhiri segalanya dan tidak ada yang lain setelah Allah.
Salah satu dari Asmaul Husna tersebut terdapat dalam QS Al-Hadid (57):3, yang berbunyi, "Dialah yang awal dan akhir, yang zahir dan yang bathin dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."
Sebagai Zat yang abadi, Allah adalah satu-satunya tempat bergantung. Berikut adalah contoh perilaku Al-Akhir yang dapat dijadikan inspirasi.
Sebelum melakukan semua aktivitas, hendaknya umat Islam selalu menetapkan niat yang hanya ditujukan kepada Allah Swt sebagai wujud ketakwaan, baik di dalam hati maupun diucapkan.
Selalu menjaga akhlak karena nantinya semua manusia akan menghadap dan mempertanggungjawabkan semua perbuatannya kepada Allah Swt.
Tidak menunda-nunda kebaikan, bahkan berlomba-lomba berbuat kebaikan karena usia manusia di tangan Allah sehingga manusia tidak tahu kapan tutup usia dan harus membuka tabungan pahalanya.
Tujuan akhir manusia adalah Allah Swt, karena itu manusia tidak perlu iri dengan pencapaian orang lain atau memiliki keinginan yang berlebihan selama hidup.
Hendaknya manusia mengumpulkan harta secukupnya ketika hidup dan mengalokasikan waktu yang tidak bisa diganggu untuk ibadah karena harta tidak dibawa mati tapi tetap penting sebagai sarana untuk mengumpulkan pahala.
Manusia harus menyadari bahwa waktu di dunia hanya sebentar sehingga tidak boleh bermalas-malasan untuk beribadah dan mengumpulkan pahala.
Lebih takut kepada Allah daripada kepada manusia karena perbuatan buruk atau dzolim akan mendapat balasan di akhirat.
Rajin bersedekah karena yang dibawa hingga ke akhirat bukanlah harta melainkan pahala.
Tidak takut kehilangan rezeki ketika menghindari perbuatan semena-mena yang dilakukan oleh orang lain karena rezeki datangnya dari Allah, bukan dari manusia.
Tidak melakukan perbuatan syirik ketika menginginkan keberuntungan atau kekayaan karena semua itu Allah yang menentukan.
Contoh perilaku Al-Akhir dapat diamalkan untuk meningkatkan ketakwaan terhadap Allah Swt. Ancaman manusia tidak berarti apa-apa jika Allah belum mengakhirinya. Maka semua permohonan dan doa harus ditujukan kepada Allah Swt. (lus)
Baca juga: 4 Contoh Perilaku Al-Alim yang Dapat Diterapkan di Keseharian
