Konten dari Pengguna

10 Tujuan Strategi Promosi Penjualan yang Penting Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tujuan strategi promosi penjualan. Sumber: unsplash.com/JjYing.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tujuan strategi promosi penjualan. Sumber: unsplash.com/JjYing.

Tujuan strategi promosi penjualan merupakan landasan bagi pembuatan strategi tersebut. Jika poin-poin dalam tujuan tersebut bisa dijawab oleh hasil promosi, berarti strategi tersebut sudah tepat.

Salah satu penentu kesuksesan adalah kerja keras. Namun kerja keras yang dibarengi dengan kerja cerdas akan menghemat banyak sumber daya usaha. Sebelum memeras otak untuk memikirkan suatu strategi promosi, tujuan strategi tersebut harus diketahui lebih dahulu.

Tujuan Strategi Promosi Penjualan

Ilustrasi tujuan strategi promosi penjualan. Sumber: unsplash.com/MarkusSpiske.

Dikutip dari Produk Kreatif Kewirausahaan Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk SMK/MAK Kelas XI, Suwartini dan Sumiyati (2019:165), strategi promosi penjualan adalah rencana aktivitas dari sebuah organisasi atau perusahaan untuk mencapai sasaran penjualan yang diinginkan.

Selengkapnya, berikut adalah tujuan strategi promosi penjualan yang penting untuk diketahui:

  1. Meningkatkan volume penjualan.

    Biasanya promosi dilakukan dalam periode tertentu untuk mempermudah evaluasi. Promosi bisa dilakukan untuk memperkenalkan produk baru atau menghabiskan stok di gudang.

  2. Meningkatkan status pembeli coba-coba.

    Pembeli yang biasanya suka mencoba sample gratis diharapkan dapat meningkat menjadi pembeli karena tertarik dengan promosinya.

  3. Meningkatkan pembelian ulang.

    Contoh yang paling sering dilakukan adalah pemberian voucher atau cashback sehingga pembeli terus-menerus kembali ke toko tersebut.

  4. Meningkatkan loyalitas pelanggan tetap.

    Jika tidak bisa menambah pelanggan baru, setidaknya jangan sampai kehilangan pelanggan tetap atau lama. Memberikan diskon khusus member akan dapat mempertahankan loyalitas pelanggan.

  5. Memperluas kegunaan.

    Memperluas kegunaan berarti memperluas segmen konsumen. Contohnya, soda kue yang merupakan salah satu bahan pembuatan kue, belakangan gencar dijadikan bahan untuk bersih-bersih peralatan dapur.

  6. Menciptakan ketertarikan.

    Promosi yang tertarget dengan baik akan menciptakan ketertarikan pada calon konsumen potensial. Misalnya membagikan sample pelembab ke mahasiswi.

  7. Menciptakan kesadaran.

    Misalnya bekerja sama dengan dinas kesehatan menciptakan kesadaran cuci tangan pakai sabun. Tak masalah merek tidak menonjol tapi cakupan promosinya akan lebih luas.

  8. Mengalihkan perhatian dari harga.

    Promosi yang sering dilakukan adalah beli 1 dapat 2, pembelian secara bundling, kemasan dengan tulisan "isi lebih banyak" dan sebagainya.

  9. Mendapatkan dukungan dari perantara.

    Pengusaha bisa mengajak reseller untuk program member get member, bonus jalan-jalan untuk pedagang grosir yang melebihi target dan sebagainya.

  10. Memberikan keistimewaan kepada konsumen tertentu.

    Contohnya memberikan diskon khusus untuk anak-anak, memberikan harga tiket lebih murah untuk early bird dan sebagainya.

Baca juga: 4 Komponen Utama Strategi Promosi untuk Mendukung Pemasaran

Itulah tujuan strategi promosi penjualan yang penting untuk diketahui. Memahami tujuan yang ingin dicapai akan menghasilkan strategi yang tepat sasaran. (lus)