11 Ciri-ciri Nematoda dan Klasifikasinya dalam Biologi

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nematoda merupakan organisme yang hidup dalam tanah. Ciri-ciri nematoda umumnya akan memakan bakteri dan jamur. Tak jarang, nematoda juga akan merusak tanaman di sekitarnya.
Dikutip dari buku Penyakit Tumbuhan oleh Dyah Roeswitawati, Henik Sukorini (2022:59) nematoda merupakan parasit tanaman yang termasuk dalam kingdom hewan. Bentuk dari organisme ini sama seperti cacing, namun memiliki taksonomi yang berbeda dengan cacing yang sebenarnya.
Ciri-ciri Nematoda
Nematoda yang tinggal dalam tanah dapat menyebabkan kerusakan parah pada akar tanaman. Sehingga, penyerapan nutrisi akan berkurang dan menyebabkan tanaman tersebut mati. Untuk mewaspadainya, simak ciri-ciri nematoda dalam Biologi berikut ini.
Memiliki bentuk tubuh simetri bilateral dan triploblastik.
Memiliki rongga dalam tubuh atau disebut juga dengan pseudocoelom.
Memiliki saluran pencernaan dengan mulut dan anus.
Nematoda bersifat dimorfik secara seksual.
Tidak memiliki peredaran darah dan sistem pernapasan.
Hidup sebagai parasit, karena merugikan makhluk lain.
Memiliki kutikula yang akan berganti secara berkala.
Memiliki lapidan epidermis yang sinkron dan mengandung tali saraf dorsal atau ventral.
Memiliki otot-otot dinding tubuh yang memanjang.
Memiliki sel sperma amoeboid.
Bereproduksi secara seksual.
Klasifikasi Nematoda
Setelah mengetahui ciri-ciri nematoda di atas, penting juga untuk mempelajari klasifikasinya. Umumnya, nematoda dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelas. Apa saja?
1. Phasmidia atau Cernentea
Nematoda pada kelas pertama adalah phasmidia atau cernentea. Jenis ini memiliki ciri-ciri sebagai beriluy:
Tidak memiliki kelenjar ekor.
Memiliki indera uniseluler yang berbentuk kantong dan sering disebut sebagai plasmid.
Memiliki sistem ekskresi berupa saluran lateral berpasangan.
Dalam kelas ini juga dibagi menjadi beberapa ordo, seperti Rhabditida, strongylida, Ascaridida, Camallanida, Spirurida, dan lain sebagainya.
2. Afasmidia atau Adenoforea
Terdapat nematoda dengan kelas Afasmidia atau Adenoforea. Berikut ciri-cirinya yang dapat membedakannya dengan nematoda jenis lain:
Hidup dengan bebas
Tidak memiliki saluran lateral pada sistem sekresinya.
Memiliki kelenjar ekor
Tidak memiliki phasmid atau kantong.
Terbagi menjadi beberapa ordo lagi, seperti enoplida, Dorylaimida, mermitida, Araeolaimida, dan Chromedorida.
Baca Juga: Mengenal Bentuk-bentuk Bakteri beserta Contohnya
Demikianlah penjelasan mengenai ciri-ciri nematoda yang sering kali menjadi hama tanaman. Selain itu, klasifikasi pada penjelasan di atas dapat dijadikan referensi dalam mempelajari nematoda. Semoga bermanfaat! (NUM)
