12 Contoh Pengalaman Sila Ketuhanan yang Maha Esa yang Bisa Dilakukan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bunyi sila pertama dalam Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa yang berarti mengatur hubungan manusia dan Tuhan-nya. Adapun contoh pengamalan sila Ketuhanan yang Maha Esa adalah menghormati semua agama di Indonesia.
Pancasila berperan sebagai dasar hidup atau pedoman masyarakat Indonesia sehari-hari. Setiap sila memiliki makna dan contoh yang berbeda-beda dan bisa diterapkan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Fungsi Pancasila Sebagai Ideologi Negara
Pengamalan Pancasila bisa dilakukan mulai dari kecil dengan membiasakan diri untuk bersikap baik. Seperti mengamalkan sila pertama yang berhubungan dengan Tuhan. Sila pertama dilambangkan dengan bintang.
Mengutip dari buku Buku Ajar Pendidikan Pancasila, Irwan Gesmi, S.Sos., M.Si dan Yun Hendri, SH, MH, (2018:2), fungsi Pancasila terbagi menjadi dua yaitu fungsi pokok dan fungsi umum Pancasila yaitu sebagai berikut.
1. Fungsi Umum Pancasila
Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum yang ada di Indonesia dalam menjalankan kehidupan bernegara.
Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai dasar yang harus dilakukan dan diyakini oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Pancasila juga sebagai perjanjian luhur karena disusun atas kesepakatan bersama.
Pancasila sebagai panduan hidup bangsa Indonesia sesuai dengan nilai-nilai kehidupan.
2. Fungsi Pokok Pancasila
Pancasila berperan sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia dalam memberi petunjuk untuk mencapai kebahagiaan.
Pancasila sebagai dasar negara atau filsafat yang digunakan dalam mengatur penyelenggaraan negara.
Contoh Pengamalan Sila Ketuhanan yang Maha Esa
Adapun contoh pengamalan sila Ketuhanan yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut.
1. Di Lingkungan Sekolah
Bersikap rukun dengan semua murid walaupun agamanya berbeda.
Menghargai dan menghormati hari besar keagamaan teman yang berbeda agama.
Tidak mengganggu teman yang sedang menjalani ibadah.
2. Di Lingkungan Rumah
Menjalankan ibadah tepat waktu.
Meyakini adanya Tuhan.
Mengenalkan anak tentang agama yang dianut.
Saling mengingatkan kepada anggota keluarga yang lain untuk menjalankan ibadah tepat waktu.
Diam saat ada anggota keluarga yang sedang beribadah.
Merayakan hari-hari besar keagamaan bersama keluarga.
3. Di Lingkungan Masyarakat
Toleransi kepada umat beragama yang berada di masyarakat.
Tidak mengolok-olok agama lain.
Hidup rukun dengan penganut agama lain.
Baca Juga: 3 Contoh Permainan Tradisional di Indonesia
Apabila semua contoh pengamalan sila Ketuhanan yang Maha Esa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka semua orang bisa hidup berdampingan dengan nyaman. (GTA)
