13 Bagian-Bagian Mikroskop beserta Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat bagian-bagian mikroskop yang perlu diketahui. Salah satunya, yaitu lensa objektif yang terletak dekat dengan objek yang sedang diamati. Lensa ini berfungsi membentuk bayangan pertama yang bersifat nyata, terbalik, dan diperbesar.
Mikroskop berperan penting dalam sebuah penelitian dalam laboratorium. Mikroskop memiliki bagian-bagian dengan berbagai fungsi. Terdapat 2 jenis bagian komponen pada sebuah mikroskop, yaitu bagian mekanik dan bagian optik.
Bagian-Bagian Mikroskop
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mikroskop merupakan alat untuk melihat benda yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Seseorang dapat menggunakan mikroskop untuk melihat objek yang berukuran sangat kecil.
Dalam buku IPA 1B SMP Kelas VII Semester Kedua, Ir.Budi Prasodjo, dkk (2007:6-7), mikroskop terbagi atas dua jenis komponen, yaitu optik dan mekanik di mana setiap komponennya terdiri dari penyusun bagian-bagian mikroskop. Berikut penjelasannya.
1. Bagian Optik
Bagian-bagian optik dari sebuah mikroskop, yaitu:
Lensa Okuler
Lensa okuler merupakan lensa yang dekat dengan pengamat. Lensa ini berfungsi memperbesar bayangan benda dari bayangan yang dibentuk oleh lensa benda (lensa objek).
Bayangan yang dihasilkan lensa ini adalah maya, tegak, dan diperbesar. Perbesaran yang dihasilkan bergantung pada kekuatan lensa okuler yang digunakan.
Lensa Objek
Lensa objek merupakan lensa yang dekat dengan benda yang akan diamati. Bayangan benda yang dihasilkan adalah nyata, terbalik dan diperbesar.
Pemilihan lensa objek dilakukan dengan memutar revolver. Pada umumnya, kekuatan lensa adalah 4x, 10x, 25x, dan 40x.
Diafragma
Diafragma merupakan bagian alat yang berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk. Pengaturan dilakukan dengan cara menggeser atau memutarnya.
Reflektor
Reflektor terdiri atas cermin datar dan cekung yang berfungsi untuk mengarahkan pantulan cahaya yang masuk atau mengenai lensa objek.
Saat cahaya kuat, gunakanlah cermin datar agar cahaya tidak berlebihan. Ketika cahaya kurang kuat atau saat mendung, gunakan cermin cekung.
2. Bagian Mekanik
Bagian-bagian mekanik dari suatu mikroskop, yaitu:
Kondensor
Kondensor merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan cahaya sehingga dapat menerangi preparat. Pengaturan dilakukan dengan cara menggesernya naik atau turun.
Pengarah Kasar (Makrometer)
Makrometer digunakan untuk menaik turunkan tubus mikroskop secara cepat agar diperoleh fokus bayangan benda yang cepat pula.
Pengarah Halus (Mikrometer)
Mikrometer digunakan untuk mencari bayangan paling jelas. Caranya adalah dengan memutar mikrometer sehingga tubus akan bergerak sangat lambat.
Revolver
Revolver digunakan untuk memilih lensa objektif yang dikehendaki.
Meja Benda
Meja benda memiliki fungsi sebagai tempat untuk meletakkan benda yang akan diamati.
Penjepit Objek
Penjepit objek digunakan untuk menjepit gelas benda yang akan diamati agar tidak mudah bergeser. Pada model mikroskop yang lebih baik, terdapat pengatur posisi objek atau gelas bendanya.
Sekrup
Sekrup digunakan untuk mengatur sudut berdirinya badan mikroskop.
Lengan Mikroskop
Lengan mikroskop merupakan bagian atau tempat yang digunakan untuk memegang mikroskop.
Kaki Mikroskop
Kaki mikroskop merupakan peyangga berdirinya badan mikroksop.
Baca juga: Jenis-Jenis Mikroskop yang Dibutuhkan Laboratorium dan Kegunaannya
Dengan mengetahui bagian-bagian mikroskop melalui penjelasan di atas, diharapkan pembaca sudah tidak bingung lagi dengan kegunaannya. Semoga bermanfaaat. (MRZ)
