Konten dari Pengguna

14 Dampak Positif Revolusi Hijau beserta Dampak Negatifnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Dampak Positif Revolusi Hijau. Sumber: Pixabay/PublicDomainImages
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Dampak Positif Revolusi Hijau. Sumber: Pixabay/PublicDomainImages

Setiap usaha yang dilakukan pasti memiliki dampak, termasuk dampak positif revolusi hijau beserta dampak negatifnya. Revolusi hijau sendiri merupakan usaha pengembangan teknologi pertanian untuk meningkatkan produksi pangan.

Revolusi hijau berusaha mengubah pertanian yang awalnya menggunakan teknologi tradisional menjadi pertanian yang menggunakan teknologi lebih maju atau modern.

14 Dampak Positif Revolusi Hijau dan Dampak Negatifnya

Ilustrasi Dampak Positif Revolusi Hijau. Sumber: Pixabay/manfredrichter

Sebenarnya, revolusi hijau dicetuskan karena munculnya berbagai permasalahan pangan bagi kehidupan manusia. Beberapa di antaranya karena banyaknya lahan pertanian yang rusak akibat perang serta adanya lahan rusak karena tercemar limbah atau radiasi.

Permasalahan tersebut semakin kompleks karena kebutuhan pangan semakin meningkat dan lahan pertanian yang semakin berkurang.

Karena itu, dibuatlah revolusi hijau yang didasari pada empat pilar, yaitu:

  1. Penyediaan air melalui sistem irigasi.

  2. Pemakaian pupuk kimia secara optimal.

  3. Penerapan pestisida sesuai dengan tingkat serangan organisme pengganggu.

  4. Penggunaan varietas unggul sebagai bahan tanam berkualitas.

Penerapan revolusi hijau memberikan sejumlah dampak positif dan negatif terhadap produksi pangan. Dikutip dari buku Kompetensi Dasar Olimpiade Sains Nasional Geografi, Rika Harini, dkk. (2018:32-33), dampak positif revolusi hijau antara lain:

  1. Penggunaan mesin traktor untuk pengolahan sawah dan tanah.

  2. Teknologi hujan buatan.

  3. Penggunaan mesin untuk memanen gandum atau padi.

  4. Ditemukannya mesin penggiling padi dan gandum.

  5. Intensifikasi dalam dunia pertanian.

  6. Ditemukannya bibit unggul.

  7. Memberikan lapangan kerja bagi para petani maupun buruh pertanian.

  8. Daerah yang tadinya hanya dapat memproduksi secara terbatas dan hanya untuk memenuhi kebutuhan minimal masyarakatnya dapat menikmati hasil yang lebih baik karena revolusi hijau.

  9. Kekurangan bahan pangan dapat teratasi.

  10. Sektor pertanian mampu menjadi pilar penyangga perekonomian Indonesia. Hal ini terlihat ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi sehingga orang beralih usaha ke sektor agrobisnis.

  11. Meningkatkan produktivitas tanaman pangan.

  12. Peningkatan produksi pangan menyebabkan kebutuhan primer masyarakat industri menjadi terpenuhi.

  13. Indonesia berhasil mencapai swasembada beras.

  14. Kualitas tanaman pangan semakin meningkat..

Baca juga: Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Bagi Masyarakat

Selain berdampak positif, revolusi hijau nyatanya memiliki sejumlah dampak negatif. Rika Harini, dkk. (2018:33-34), memaparkan dampak negatif revolusi hijau sebagai berikut.

  1. Sistem bagi hasil mengalami perubahan.

  2. Sistem panen bersama berubah menjadi sistem upah.

  3. Kesempatan kerja di pedesaan berkurang karena digantikan oleh mesin.

  4. Timbul urbanisasi karena di desa tidak ada pekerjaan.

  5. Ketergantungan pada pupuk kimia semakin besar.

  6. Biaya produksi dan perawatan semakin mahal.

  7. Polusi tanah dan kematian berbagai jenis hewan karena obat hama.

  8. Penanaman tidak memperhatikan siklus akan mengakibatkan kebalnya hama.

  9. Timbul kerusakan hutan karena tebang kayu dengan mesin.

  10. Penggunaan pupuk buatan dan pestisida secara berlebihan akan mengakibatkan lahan pertanian menjadi tidak subur lagi.

  11. Berkurangnya keanekaragaman genetik jenis tanaman tertentu yang disebabkan oleh penyeragaman jenis tanaman tertentu yang dikembangkan.

  12. Terjadi perubahan struktur sosial di perdesaan dan pola hubungan antarlapisan petani di desa, yang mana hubungan antarlapisan terpisah dan menjadi satuan sosial yang berlawanan kepentingan.

  13. Muncul kesenjangan ekonomi karena pengalihan hak milik atas tanah melalui jual beli.

  14. Harga tanah yang tinggi tidak terjangkau oleh kemampuan ekonomi petani lapisan bawah sehingga petani kaya mempunyai peluang yang sangat besar untuk menambah luas tanah.

Demikian ulasan mengenai 14 dampak positif revolusi hijau beserta dampak negatifnya. Semoga penjelasan di atas dapat menambah pemahaman seputar dampak yang ditimbulkan oleh revolusi hijau. (YAS)