Konten dari Pengguna

15 Contoh Imitasi dalam Sosiologi beserta Dampaknya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Imitasi. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Imitasi. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber: Pixabay

Imitasi adalah bentuk dari interaksi sosial yang terjadi pada individu maupun kelompok. Dalam ilmu sosiologi, contoh imitasi yang dilakukan di lingkungan sekitar memiliki beberapa dampak. Baik dampak positif maupun negatif.

Dikutip dari buku Sosiologi: Memahami dan Mengkaji Masyarakat oleh Janu Murdiyatmoko (2007:71), imitasi adalah sebuah tindakan meniru orang atau kelompok lain yang berinteraksi bersama. Dapat berupa tindakan, nilai, norma, atau ilmu pengetahuan yang dimiliki.

Contoh Imitasi di Lingkungan Sekitar Berdasarkan Dampak yang Diberikan

Contoh Imitasi. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber: Pixabay/ HuyNgan

Imitasi pada umumnya memiliki peran penting dalam proses interaksi sosial. Sebab akan membentuk seseorang berdasarkan kaidah dan nilai yang berlaku. Untuk itu, simak contoh imitasi berdasarkan dampaknya berikut ini sebagai referensi.

1. Contoh Imitasi Berdampak Positif

Imitasi diketahui memiliki dampak positif yang menyebabkan beberapa kondisi. Seperti halnya menciptakan kehidupan yang harmonis, selaras, stabil, dan teratur. Berikut contohnya:

  1. Meniru gaya berpakaian artis terkenal yang disukai.

  2. Meniru kebiasaan belajar dari teman sekelas untuk mendapatkan nilai terbaik.

  3. Menirukan sifat rajin dari kakak kandungnya.

  4. Meniru cara bermain bola dari atlet handal.

  5. Meniru budaya antri dari negara lain.

  6. Menirukan gaya hidup sehat dari selebriti terkenal.

  7. Anak menirukan perilaku sopan santun yang diajarkan orang tua.

  8. Anak menirukan sikap disiplin yang dilakukan oleh guru di sekolah.

2. Contoh Imitasi Berdampak Negatif

Selanjutnya, terdapat juga contoh imitasi yang berdampak negatif atau buruk bagi lingkungan. Seseorang yang melakukan imitasi dalam bentuk negatif akan terdorong untuk melawan norma yang berlaku dan akan melemahkan potensi diri seseorang.

Adapun contoh imitasi berdampak negatif adalah sebagai berikut:

  1. Meniru atau menjiplak hasil pekerjaan rumah dari teman.

  2. Anak di bawah umur meniru kebiasaan balapan liar dari orang dewasa yang tidak baik.

  3. Meniru kebiasaan merokok orang lain.

  4. Meniru cara berpakaian orang yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku.

  5. Meniru kebiasaan bermain smarthphone di dalam kelas.

  6. Menirukan kata-kata kotor yang sering didengar pada orang dewasa.

  7. Meniru kebiasaan berbohong dari temannya.

Baca Juga: Pengertian Imitasi dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh imitasi yang dilakukan sebagian orang tanpa disadari memiliki dampak besar. Apalagi jika tindakan yang dilakukan adalah hal buruk. Untuk itu, penting menjaga pergaulan agar terhindar dari dampak buruknya. (NUM)