Konten dari Pengguna

15 Contoh Konjungsi Temporal dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Konjungsi Temporal. Sumber: Pexels/Suzy Hazelwood
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Konjungsi Temporal. Sumber: Pexels/Suzy Hazelwood

Konjungsi adalah bagian integral dalam bahasa yang membantu menghubungkan kata, frasa, atau klausa untuk membentuk kalimat. Konjungsi temporal, khususnya, digunakan untuk menggambarkan urutan peristiwa atau kejadian dalam waktu tertentu. Agar lebih memahaminya, dibutuhkan contoh konjungsi temporal.

Karena dalam bahasa Indonesia, konjungsi temporal membantu dalam menyusun cerita dengan mengikuti urutan waktu yang benar. Dengan memahami konjungsi temporal dengan baik, membuat pembaca dapat memahami kronologi peristiwa dengan jelas.

Contoh Konjungsi Temporal

Ilustrasi Contoh Konjungsi Temporal. Sumber: Pexels/Vlada Karpovich

Mengutip dari buku Kepenyiaran Daring: Teori dan Praktik: Perkuliahan Penyiaran, Ilmiyatur Rosidah (2019), konjungsi temporal adalah kata hubung atau kata sambung yang menjukkan waktu. Beberapa contoh konjungsi temporal dalam bahasa Indonesia meliputi "ketika", "saat", "sementara", "sejak", "kemudian", "setelah", dan "sebelum".

Konjungsi ini membantu dalam menyusun kalimat yang menggambarkan kapan suatu peristiwa terjadi atau dalam urutan apa suatu kejadian memuncak. Berikut adalah beberapa contohnya dalam kalimat.

  1. Saya sedang makan malam ketika telepon genggam saya berdering.

  2. Anak-anak bermain di taman setelah mereka selesai sekolah.

  3. Ibu sedang memasak ketika listrik tiba-tiba mati.

  4. Kami akan berkunjung ke museum setelah kita menyelesaikan pekerjaan rumah.

  5. Dia tertidur di depan TV karena dia begitu lelah.

  6. Saya akan mengikuti pelatihan online setelah saya menyelesaikan proyek ini.

  7. Mereka berencana pergi berlibur saat musim panas tiba.

  8. Para peneliti akan mempublikasikan temuan mereka setelah mereka melakukan uji coba lebih lanjut.

  9. Anak-anak kami akan mendaftar di sekolah baru setelah liburan musim panas berakhir.

  10. Ayah saya biasanya bersepeda pagi-pagi ketika cuaca cerah.

  11. Dia memutuskan untuk berhenti merokok sejak dia mengetahui risikonya.

  12. Mobil itu mogok di tengah jalan ketika kami sedang dalam perjalanan ke pantai.

  13. Para atlet mulai berlatih keras setelah mereka mendapat pemanggilan tim nasional.

  14. Kami akan mengadakan rapat evaluasi ketika proyek ini selesai.

  15. Dia terus berlatih piano setelah dia memenangkan kompetisi musik.

Baca juga: Konjungsi Penerang: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Dengan memahami penggunaan konjungsi ini, maka dapat menggambarkan urutan peristiwa dan mudah dimengerti. Dengan adanya contoh konjungsi temporal membantu memahamkan bagaimana menggunakannya dengan tepat untuk menyusun kalimat yang informatif dan berkualitas. (ARR)