Konten dari Pengguna

15 Contoh Lagu Bertangga Nada Mayor dan Ciri-Cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh lagu bertangga nada mayor. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh lagu bertangga nada mayor. Sumber: www.unsplash.com

Tangga nada mayor merupakan tangga nada yang sering dibahas dan didengar oleh banyak orang. Hal ini terjadi karena tangga nada mayor sangat umum dipakai dalam bermusik oleh orang di seluruh dunia. Salah satu contoh lagu bertangga nada mayor adalah lagu "Maju Tak Gentar".

Menurut buku Teknik Improvisasi Gitar Elektrik, Bernardus Larsokusumo Bernhard (2005:8), tangga nada mayor adalah tangga nada termudah dari semua tangga nada dan yang paling sering didengar.

Contoh Lagu Bertangga Nada Mayor dari Indonesia

Ilustrasi contoh lagu bertangga nada mayor. Sumber: www.unsplash.com

Dalam teori musik, tangga nada mayor atau skala mayor adalah salah satu tangga nada diatonik. Skala ini tersusun oleh delapan not, dengan interval antara not yang berurutan dalam skala mayor, yaitu 1, 1, 1/2, 1, 1, 1, 1/2.

Keunikan dari tangga nada mayor berada pada jumlah notasi. Pada tangga nada ini, terdapat 8 notasi yang tersusun sesuai dengan nilai jarak nada antar notasinya. Agar lebih jelas berikut beberapa contoh lagu bertangga nada mayor yang sudah sering didengar.

1. Lagu Perjuangan

  1. Maju Tak Gentar karya C. Simanjuntak

  2. Halo Halo Bandung karya Ismail Marzuki

  3. Indonesia Raya karya W.R. Supratman

  4. Hari Merdeka karya H. Mutahar

  5. Berkibarlah Benderaku karya Ibu Sud

  6. Dari Sabang sampai Merauke karya R. Suharjo

  7. Garuda Pancasila karya Sudharnoto

  8. Bangun Pemudi Pemuda karya C. Simanjuntak

  9. Gebyar-Gebyar karya Gombloh

2. Lagu Anak-Anak

  1. Bintang Kecil karya Daljono

  2. Balonku karya A.T. Mahmud

  3. Paman Datang karya A.T. Mahmud

  4. Kampungku karya A.T. Mahmud

  5. Lihat Kebunku karya Ibu Sud

3. Lagu Daerah

  • Gundul Pacul karya Sunan Kalijaga

Baca juga: Makna Lagu Sorai dari Nadin Amizah dan Lirik Lagunya

Ciri-Ciri Lagu Bertangga Nada Mayor

Ilustrasi contoh lagu bertangga nada mayor. Sumber: www.unsplash.com

Melihat contoh lagu bertangga nada mayor di atas, ada ciri khas yang sama pada setiap nada masing-masing lagu tersebut. Seperti apa ciri-ciri lagu bertangga nada mayor? Berikut ini pembahasannya.

  1. Tangga nada mayor terdengar cerah atau bahagia. Sifat lagunya riang, gembira, kuat, menginspirasi dan memberikan perasaan yang senang. Itulah sebabnya, tangga nada mayor banyak ditemui dalam lagu-lagu anak, lagu daerah, hingga lagu perjuangan.

  2. Tangga nada mayor disusun dengan urutan not C (do) – D (re) – E (mi) – F (fa) – G (sol) – A (la) – B (ti) – C (do).

  3. Tangga nada mayor ini selalu diawali dengan nada 1 atau do.

  4. Selain nada do, tangga nada mayor ini juga bisa diawali dengan nada mi (3) atau sol (5).

  5. Melodi dan notasinya biasa digunakan di semua chord atau kunci mayor pada berbagai jenis alat musik.

Lagu-lagu dengan tangga nada mayor adalah contoh nyata bagaimana nada mayor dapat menciptakan pengalaman mendengarkan yang penuh keceriaan dan semangat.

Selain mengetahui contoh lagu bertangga nada mayor, ada pula lagu bertangga nada minor yang umumnya ditemui pada lagu-lagu yang menimbulkan kesan sedih, haru, syahdu, dan melankolis.

Tentunya kedua jenis lagu dengan tangga nada berbeda ini sama-sama menarik dan enak didengar sesuai kondisi yang terjadi. (VAN)