15 Contoh Menjaga Jiwa demi Kesehatan Mental

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh menjaga jiwa dapat digunakan sebagai referensi untuk dipraktikkan sehari-hari. Menjaga jiwa agar tetap sehat sama halnya dengan menjaga kesehatan mental.
Kesehatan jiwa bukan masalah sepele. Di tengah aktivitas dunia yang makin padat dan penuh persaingan, menyediakan waktu untuk memahami diri sendiri harus diupayakan.
Contoh Menjaga Jiwa untuk Kesehatan Mental
Dikutip dari Modul Kesehatan Mental, Utami Nur Hafsari Putri dan Kawan-kawan (2022:44), sehat secara mental adalah apabila gejala jiwa atau fungsi jiwa seperti pikiran, perasaan, kemauan, sikap, persepsi, pandangan dan keyakinan hidup saling berkoordinasi sehingga muncul keharmonisan dan terhindar dari konflik batin.
Orang yang jiwanya sehat akan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, menerima kelebihan dan kekurangan, mampu menyelesaikan masalah dan merasa bahagia.
Berikut adalah contoh menjaga jiwa yang dapat dipraktikkan:
Beribadah lebih khidmat atau khusyuk untuk mendapatkan ketenangan.
Berdiam diri secara rutin untuk mendinginkan pikiran dan melakukan instropeksi.
Jika senang menulis, rutin mengisi diary akan sangat membantu.
Mengerjakan hobi yang bukan untuk mengejar prestasi akan membantu menenangkan diri, misalnya melukis, menari, main musik, memancing dan sebagainya.
Olahraga ringan akan membuat pikiran lebih segar, misalnya joging, gowes, yoga, renang dan sebagainya.
Mengonsumsi makanan sehat agar terhindar dari asam lambung, migren, darah tinggi, jantung dan penyakit-penyakit yang dapat mengganggu jiwa lainnya.
Tahu kekuatan diri dengan membatasi pekerjaan dan kehidupan sosial sesuai dengan kemampuan.
Bersyukur atas semua pencapaian tanpa terkecuali dengan menghilangkan kata "meskipun kecil", "walaupun tidak banyak", "tapi sedikit" dan sejenisnya.
Melakukan seleksi pertemanan dengan memilih teman-teman yang tidak perlu usaha berlebihan untuk akrab.
Memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas agar dapat kembali beraktivitas dengan jiwa dan raga yang segar.
Fokus dengan satu kegiatan pada satu waktu agar tidak menguras pikiran dan emosi.
Menghindari sumber stres, misalnya berita politik, berita kriminal, ajakan bergosip, tukang pamer dan semacamnya.
Menerima kekurangan diri dan berusaha memperbaikinya atau lebih fokus dengan kelebihan.
Berani menolak kegiatan yang akan membuat jiwa tersiksa.
Berusaha berbuat baik setiap ada kesempatan karena perbuatan baik dapat menyembuhkan penyakit hati.
Baca juga: 11 Manfaat Senam Irama untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Contoh menjaga jiwa di atas merupakan cara untuk mempertahankan kesehatan mental sehari-hari. Untuk masalah yang lebih serius sebaiknya berkonsultasi pada psikolog. (lus)
