Konten dari Pengguna

15 Contoh Pantun Gurindam beserta Pengertian dan Ciri-cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh pantun gurindam. Sumber: Pixabay /
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh pantun gurindam. Sumber: Pixabay /

Ada beragam jenis karya sastra Bahasa Indonesia, baik fiksi maupun nonfiksi. Pantun gurindam merupakan salah satu jenis karya fiksi yang termasuk puisi lama. Baris-baris dalam contoh pantun gurindam mempunyai hubungan sebab-akibat.

Menurut beberapa peneliti sastra, gurindam bukanlah bentuk puisi asli Indonesia, melainkan berasal dari Tamil, India. Gurindam umumnya berisi nasihat. Gurindam hampir mirip dengan pantun, tetapi antara keduanya terdapat beberapa perbedaan.

Pengertian dan Ciri-Ciri Pantun Gurindam

Ilustrasi contoh pantun gurindam. Sumber: Pixabay / kaboompics

Mengutip buku Pantun dan Puisi Lama Melayu, Eko Sugiarto, (2016: 63), gurindam adalah salah satu bentuk puisi lama Melayu yang terdiri atas dua larik, mempunyai irama akhir yang sama dan merupakan kesatuan yang utuh.

Di bawah ini merupakan ciri-ciri gurindam, yaitu:

  1. Tiap bait terdiri atas dua larik atau baris.

  2. Baris atau larik pertama merupakan sebab, sedangkan baris atau larik kedua merupakan akibat.

  3. Gurindam memiliki rima yang berpola a-a, sehingga bunyi akhir antara larik pertama dengan larik kedua harus sama.

  4. Gurindam selalu mengandung nasihat.

Contoh Pantun Gurindam

Ilustrasi contoh pantun gurindam. Sumber: Pixabay / StockSnap

Seperti diketahui bahwa gurindam memang memiliki kemiripan dengan pantun. Namun, jika pantun terdiri atas 4 baris dan umumnya bersajak a-b-a-b, gurindam terdiri atas dua baris yang bersajak a-a.

Supaya lebih paham mengenai gurindam, simak beberapa contoh pantun gurindam di bawah ini:

  1. Jika perut terlalu kenyang

    Pikiran jernih akan mudah hilang

  2. Apabila janji tidak ditepati

    Orang tak akan percaya sampai mati

  3. Dunia ini taman pergaulan

    Harus dipilih sahabat kenalan

  4. Hati orang yang dermawan

    Tampak cantik bak bunga di taman

  5. Barang siapa berbuat cermat

    Maka hidupnya akan selamat

  6. Jika ilmu tiada sempurna

    Tiada berapa ia berguna

  7. Pikir dahulu sebelum berkata

    Supaya terelak silang sengketa

  8. Membuat perkara amatlah mudah

    Jika terjadi timbullah gundah

  9. Jangan gemar berbuat dusta

    Kelak dirimu mendapat nista

  10. Barangsiapa berbuat khianat

    Kelak Tuhan akan melaknat

  11. Kalau mulut tajam dan kasar

    Boleh ditimpa bahaya besar

  12. Perbuatan salah menyusahkan hati

    Jangan lakukan sampaikan mati

  13. Jaga hati jaga lisan

    Agar terhindar dari penyesalan

  14. Jika ingin hidup berilmu

    Belajarlah tanpa kenal jemu

  15. Beruntunglah orang yang berbudi

    Hidupnya tenang tiada merugi

Baca juga: Jenis-Jenis Pantun Beserta Contohnya

Demikianlah pengertian, ciri-ciri, dan contoh pantun gurindam yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat dan semakin menambah wawasan pembaca. (ARN)