15 Contoh Perilaku Tepa Salira atau Tenggang Rasa dalam Kehidupan Masyarakat

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh perilaku tepa salira wajib dijadikan pengingat untuk hidup damai dalam lingkungan masyarakat. Lingkungan yang tenteram hanya bisa dicapai jika ada timbal balik sikap yang baik antar warga.
Meski pentingnya sikap tepa salira sudah dipahami masyarakat, namun masih banyak yang memiliki sikap egois. Karena itu, pengingat berupa contoh-contoh ini perlu terus diungkapkan.
Contoh Perilaku Tepa Salira
Dikutip dari Pasti Bisa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SD/MI Kelas IV, Tim Tunas Karya Guru (2017:7), perilaku tepa salira merupakan pengamalan sila ke 2 Pancasila, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab.
Sedangkan menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), tepa salira artinya dapat merasakan (menjaga) perasaan (beban pikiran) orang lain sehingga tidak menyinggung perasaan atau dapat meringankan beban orang lain.
Berikut adalah contoh perilaku tepa salira dalam kehidupan masyarakat.
Memiliki sikap tenggang rasa terhadap tetangga yang baru terkena PHK dengan tidak memamerkan barang-barang yang baru dibeli.
Membagi makanan dengan orang ketika dalam perjalanan yang sama.
Tidak membunyikan musik terlalu keras ketika tetangga memiliki bayi yang baru lahir.
Mempersilakan halaman rumah menjadi tempat parkir ketika keluarga tetangga meninggal.
Membantu membersihkan halaman rumah tetangga yang sedang berduka cita.
Memastikan tetangga yang sedang dalam suasana duka cita sudah makan dan ada sesuatu yang bisa dimakan atau diminum.
Tidak menyelenggarakan pesta terlalu malam agar masyarakat sekitar bisa beristirahat.
Memberitahu fasilitas atau tempat-tempat yang mungkin perlu diketahui tetangga baru.
Menanyakan apakah tetangga yang terlihat kerepotan butuh bantuan.
Tidak menutup semua akses jalan untuk keperluan pesta.
Tidak parkir di depan rumah orang lain atau menghalangi akses masyarakat sekitar.
Menawarkan bantuan mengantar tetangga yang membutuhkan kendaraan untuk memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit.
Menawarkan diri menjaga anak-anak tetangga ketika ibu anak-anak itu sedang sakit.
Sesekali menengok tetangga lansia yang tinggal sendiri untuk memastikannya dalam keadaan sehat.
Tidak meletakkan pasir, batu dan bahan bangunan untuk renovasi rumah di jalan sehingga mengurangi lebar jalan.
Baca juga: 20 Contoh Implementasi Pancasila sebagai Sistem Etika
Contoh perilaku tepa salira masih banyak lagi. Masyarakat Indonesia memiliki rasa tepa salira yang tinggi. Sikap tersebut harus dijaga agar masyarakat dapat hidup aman, damai dan sejahtera. (lus)
