15 Manfaat Memilih Jajanan Sehat bagi Tubuh Anak

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manfaat memilih jajanan sehat sangat memengaruhi kesehatan tubuh anak. Anak yang dibekali uang jajan tanpa pengawasan dari orang tua dan guru di sekolah berpotensi untuk jajan sembarangan.
Banyak anak yang jajan bukan karena suka atau enak, melainkan sedang tren di lingkungan pertemanannya. Anak akan membeli jajanan yang disukai sebagian besar temannya.
Manfaat Memilih Jajanan Sehat
Kebanyakan anak jajan di sekolah. Sedangkan di rumah, biasanya orang tua sudah menyediakan jajanan. Anak-anak harus dinasehati untuk memilih janjanan sehat jika sedang di sekolah atau membawa jajanan dari rumah agar tidak terkena dampak serius.
Dikutip dari Buku Ajar Ilmu Kesehatan (Memahami Gejala, Tanda dan Mitos), Umar Zein dan Emir El Newi (2019:31), jajanan yang sehat adalah jajanan yang tidak mengandung bahaya fisik, cemaran bahan kimia dan bahaya biologis. Banyak keuntungan yang didapat jika memilih jajanan sehat.
Berikut adalah manfaat memilih jajanan sehat.
Memenuhi kebutuhan gizi yang cukup banyak pada anak-anak agar dapat tumbuh dengan baik sesuai dengan usianya.
Jajanan sehat dapat menambah energi yang diperlukan tubuh selain yang didapatkan dari makanan utama untuk beraktivitas seharian di sekolah.
Terhindar dari keracunan makanan akibat makanan basi. Bahkan keracunan jajanan dapat mengakibatkan kematian.
Terhindar bahaya fisik yang tak sengaja masuk ke makanan karena penjual kurang teliti, seperti isi stapler, kaca, rambut, kerikil dan sebagainya.
Terhindar dari bahaya kimia yang diam-diam ditambahkan ke makanan, seperti formalin, pestisida, pengawet, cairan pembersih, dan sebagainya.
Terhindar bahaya mikroba patogen karena penjual yang tidak menjaga kebersihan, seperti virus, bakteri, jamur, dan parasit.
Dapat mencegah kegemukan atau obesitas akibat makanan dan minuman yang mengandung banyak gula, garam dan micin.
Terhindar dari penyakit infeksi menular, seperti influenza.
Terhindar dari penyakit diare atau gangguan pencernaan akibat pengolahan makanan yang tidak bersih.
Menjaga pertumbuhan gigi yang sedang dalam masa puncaknya dengan tidak terlalu banyak makan yang manis-manis di luar jam makan.
Jajanan yang sehat, terutama dari buah-buahan, dapat menjaga kesehatan kulit.
Mengurangi risiko penyakit jantung.
Mengurangi risiko penyakit kanker akibat gorengan yang menggunakan minyak jelantah.
Memaksimalkan fungsi otak sehingga membuat anak cerdas.
Membuat anak dapat mengontrol diri lebih baik. Makanan yang terlalu banyak mengandung gula dapat membuat anak hiperaktif.
Baca juga: 5 Contoh Makanan Sehat beserta Manfaatnya untuk Tubuh
Manfaat memilih jajanan sehat cukup banyak. Orang tua harus memastikan bahwa anak-anak paham mengapa mereka tidak boleh jajan sembarangan demi proses tumbuh kembang yang baik. (lus)
