Konten dari Pengguna

17 Contoh Pertanyaan Wawancara dengan Narasumber Petani

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi wawancara dengan narasumber petani. Sumber: Pixabay / sasint
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wawancara dengan narasumber petani. Sumber: Pixabay / sasint

Salah satu contoh pertanyaan wawancara dengan narasumber petani yang paling sering ditanyakan adalah mengapa memilih profesi ini? Bukan tanpa alasan pertanyaan ini dilontarkan. Sebab, profesi sebagai petani sering dipandang sebelah mata.

Banyak lagi hal lain yang bisa digali dari seorang petani. Mulai dari kondisi lahan yang dimiliki, pengalaman selama bertani, suka duka menjadi seorang petani, dan lain sebagainya.

Contoh Pertanyaan Wawancara dengan Narasumber Petani

Ilustrasi wawancara dengan petani. Sumber: Pixabay / aamiraimer

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), wawancara adalah tanya jawab dengan seseorang (pejabat dan sebagainya) yang diperlukan untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal, untuk dimuat dalam surat kabar, disiarkan melalui radio, atau ditayangkan pada layar televisi.

Wawancara juga diartikan sebagai tanya jawab peneliti dengan narasumber.

Berikut ini beberapa contoh pertanyaan wawancara dengan narasumber petani yang bisa dijadikan sebagai referensi.

  1. Mengapa bapak memilih profesi sebagai petani? Bukankah menjadi petani itu melelahkan?

  2. Berapa luas lahan yang bapak miliki?

  3. Tanaman apa saja yang bapak tanam di lahan tersebut?

  4. Apakah tanaman tersebut dapat ditanam kapan saja atau ada musim tertentu untuk menanamnya?

  5. Berapa lama waktu yang diperlukan dari proses menanam hingga masa panen?

  6. Berapakah hasil panen yang mungkin didapatkan dari luas lahan tersebut?

  7. Gangguan hama apa saja yang bisa menyerang tanaman ini?

  8. Apa yang bapak lakukan untuk mengendalikan hama?

  9. Selain gangguan hama, risiko apa lagi yang bisa dijumpai?

  10. Bagaimana cara bapak untuk bertahan hidup ketika terjadi risiko, misalnya saat gagal panen karena cuaca buruk? Apakah ada sumber penghasilan lain selain dari bertani?

  11. Apa harapan bapak untuk usaha tani yang bapak jalani?

  12. Apakah bapak memiliki keinginan untuk menambah luas lahan?

  13. Apakah pernah ada pemikiran untuk berhenti menjadi petani?

  14. Apakah bapak pernah menjual hasil panen kepada tengkulak?

  15. Berapa yang bapak dapatkan jika menjual hasil panen kepada tengkulak?

  16. Berapakah perbandingan pendapatan jika bapak menjual hasil panen kepada tengkulak dengan saat menjual hasil panen sendiri?

  17. Terakhir, jika ada yang ingin mengikuti jejak bapak, berapa modal yang perlu disiapkan dengan luas lahan seperti yang bapak miliki?

Baca juga: 2 Contoh Wawancara Pedagang tentang Kegiatan Ekonomi

Itulah beberapa contoh pertanyaan wawancara dengan narasumber petani yang bisa digunakan sebagai referensi. Mari hargai profesi petani, karena berkat perjuangannya, ketahanan pangan bisa terjaga. (ARN)