18 Contoh Barang Mewah Kena Pajak beserta Perhitungannya

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pajak barang mewah adalah pajak yang ditangguhkan pada barang mewah berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Contoh barang mewah kena pajak, yaitu kendaraan bermotor.
Pajak barang mewah sendiri hanya berlaku untuk 1 kali pemungutan, yaitu saat penyerahan barang mewah tersebut dengan aturan jelas mengatakan, dalam akad jual beli ini akan dikenai pajak barang mewah sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Contoh Barang Mewah Kena Pajak
Pada umumnya pajak barang mewah, hanya dikenai pada barang yang memiliki kriteria khusus. Seperti beberapa kriteria barang di bawah ini.
Barang mewah yang yang tidak termasuk kebutuhan pokok.
Barang mewah yang hanya dikonsumsi oleh masyarakat tertentu.
Barang mewah yang bisa dimiliki oleh masyarakat dengan penghasilan di atas rata-rata.
Barang mewah yang digunakan untuk menunjukkan status sosialnya.
Dalam buku Perpajakan, Rimsky K. Judisseno (2004:137-140), contoh barang mewah kena pajak yang memenuhi kriteria di atas. yaitu sebagai berikut.
Sepeda motor 250 CC termasuk moped dan sepeda yang dilengkapi dengan motor tambahan. Kecuali kendaraan bermotor untuk Dinas ABRI atau POLRI dan kendaraan untuk tujuan protokoler kenegaraan.
Sedan, jip, mobil balap, caravan dari berbagai jenis mobil. Kecuali kendaraan ambulan, jenazah, kendaraan pemadam kebakaran, kendaraan tahanan, dan kendaraan angkutan umum atau angkutan barang.
Kombi, minibus, dan van dengan motor bakar cetus api maupun bakar nyala kompresi.
Angkutan umum kategori I hasil modifikasi jip, pick up.
Bus, mobil golf, trailer dan semi trailer dari tepi caravan untuk perumahan atau kemah.
Minuman yang mengandung alkohol.
Barang-barang yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari kulit atau kulit tiruan, kecuali yang dibuat di dalam negeri.
Permadani yang dibuat dari jenis bahan tertentu.
Barang-barang yang sebagain atau seluruhnya terbuat dari kristal, batu pualam, granit dan atau onyx, kecuali yang dibuat di dalam negeri.
Barang-barang pecah belah, kecuali yang dibuat di dalam negeri.
Barang-barang yang terbuat dari keramik, kecuali yang dibuat di dalam negeri.
Barang-barang yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari logam mulia atau batu mulia atau mutiara atau capurannya, kecuali yang dibuat di dalam negeri.
Pesawat udara kecuali yang digunakan untuk keperluan negara dan angkutan umum.
Kapal pesiar, bahtera, dan kendaraan air tertentu, kecuali yang digunakan untuk keperluan negara dan angkutan umum.
Peralatan dan perlengkapan olah raga golf, power boating, gantole, terbang layang, menyelam.
Senjata api, senjata angin dan gas beserta perlengkapannya, kecuali yang digunakan untuk keperluan negara.
Barang-barang perabot rumah tangga dan kantor, kecuali yang dibuat di dalam negeri.
Perlengkapan untuk permainan dalam ruangan di taman hiburan untuk orang dewasa dan anak-anak.
Perhitungan Pajak Barang Mewah
Untuk melakukan perhitungan barang mewah yang terkena pajak dapat dihitung menggunakan rumus PPnBM. Dalam Undang-Undang yang berlaku, dalam perhitungan PPnBM ada beberapa komponen perhitungan yang menjadi penentu besaran pemungutan pajak, yaitu
Harga jual
Biaya penggantian
Kebutuhan impor
Nilai lainnya
Rumus perhitungan pajak barang mewah:
PPN = Tarif PPN x (Harga barang - Golongan Tarif PPnBM)
Contoh:
Bapak Agus baru saja membeli mobil impiannya seharga Rp 3,5 miliar. Melihat dari barang yang dibeli, mobil mewah termasuk dalam golongan tarif 40%.
Dengan begitu, perhitungan pajak barang mewahnya adalah sebagai berikut.
PPN= Tarif PPN x (harga barang - golongan tarif PPnBM)
PPN= 11% x {3.500.000.000 - (3.500.000.000 x 40%)}
PPN= 11% x (3.500.000.000 - 1.400.000.000)
PPN= 231.000.000
Dari perhitungan tersebut didapatkan sekaligus nilai PPN dan PPnBM. Maka uang yang harus dibayarkan Bapak Agus ketika pelunasan mobil tersebut adalah sebagai berikut.
Total bayar= harga barang + PPN + PPnBM
Total bayar= 3.500.000.000 + 231.000.000 + 1.400.000.000
Total bayar= 5.131.000.000
Baca juga: Pengertian Pajak dan Contohnya yang Perlu Diketahui
Itu tadi contoh barang mewah kena pajak beserta perhitungannya. Sebelum membeli barang jenis ini pastikan barang tersebut memang penting atau bermanfaat dalam kehidupan agar tidak sia-sia dalam membelinyanya. (MRZ)
