18 Contoh Ukara Tanduk dalam Bahasa Jawa

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ukara tanduk merupakan kalimat bahasa Jawa yang predikatnya memakai kata kerja (kriya) tanduk. Dalam bahasa Indonesia, sering disebut sebagai kalimat aktif. Bagi yang ingin menuliskan ukara tanduk, maka perlu mengetahui contoh ukara tanduk dalam bahasa Jawa.
Secara umum, ukara tanduk mempunyai fungsi untuk menggambarkan atau menjelaskan aktivitas dan tindakan yamg dilakukan oleh seseorang. Sehingga di dalam ukara tanduk menunjukkan subjeknya sedang melakukan pekerjaan tertentu.
Kumpulan Contoh Ukara Tanduk
Dikutip dari buku Belajar Bahasa Daerah Jawa untuk Mahasiswa PGSD dan Guru SD, Ryan (2020:104), ukara tanduk atau kalimat aktif adalah kalimat dalam bahasa Jawa yang wasesane (predikatnya) berbentuk tembung kriya tanduk (kata kerja aktif).
Ciri-ciri utama dari ukara tanduk, yaitu wasesane (predikatnya) mendapatkan ater-ater (awalan) anuswara (m-, n-, ng-, dan ny-). Selain itu, subjek dari ukara tanduk pada umumnya melakukan pekerjaan tertentu.
Ukara tanduk ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu ukara tanduk mawa lesan yang kalimatnya terdapat obyek dan ukara tanduk tanpa lesan yang kalimatnya tidak terdapat objek. Agar dapat menuliskan ukara tanduk secara tepat, berikut beberapa contoh ukara tanduk dalam bahasa Jawa beserta artinya.
Rudi lagi mangan. (Rudi sedang makan)
Dani lagi menyang Solo. (Dani sedang pergi ke Solo)
Sulastri mangan gorengan. (Sulastri makan gorengan)
Bapak nandur pari. (Bapak menanam padi)
Sinta mangan iwak lele. (Sinta makan ikan lele)
Bapak maos koran. (Bapak membaca koran)
Dini mangan sego goreng. (Dini makan nasi goreng)
Ibu ngunjuk kopi. (Ibu minum kopi)
Ruben sinau. (Ruben belajar)
Natan mangan roti. (Natan makan roti)
Bu Indah numpak sepur. (Bu Indah naik kereta)
Roni minjek sikilku. (Roni menginjak kakiku)
Rafa ngumbah sepeda. (Rafa mencuci sepeda)
Rini ngumbahi klambi. (Rini mencuci baju)
Boni adus. (Boni mandi)
Sintia nggambar kembang. (Sintia menggambar bunga)
Lili nyilih buku matematika. (Lili meminjam buku matematika)
Ridho nulis surat. (Rido menulis surat)
Dari kumpulan contoh ukara tanduk di atas dapat dijadikan sebagai bahan belajar dalam memahami materi ukara tanduk di dalam bahasa Jawa. Pada dasarnya, ukara tanduk sama dengan istilah kalimat aktif di dalam bahasa Indonesia. (PAM)
Baca Juga: 30 Contoh Dasanama dalam Bahasa Jawa beserta Artinya
