Konten dari Pengguna

2 Contoh Alur Mundur Cerpen dengan Tema Petualangan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh alur mundur. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Nong
zoom-in-whitePerbesar
Contoh alur mundur. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Nong

Ada contoh alur mundur cerpen dengan berbagai tema yang dapat dibaca. Salah satunya dengan tema petualangan. Dikutip dari buku Menulis Cerpen Itu Asyik, Wahyu (2023), alur mundur merupakan tindakan yang menceritakan masa lalu dari tokoh di dalam cerita.

Pengertian alur mundur ini justru konfliknya disampaikan di awal cerita kemudian mundur pada masa lalunya. Alur mundur atau yang kerap disebut dengan alur flashback cenderung sulit ditulis terutama bagi para penulis pemula.

Contoh Alur Mundur Cerpen

Contoh alur mundur. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/ Dariusz Sankowski

Banyak karya sastra yang menerapkan alur mundur dan tampak lebih apik penyampaian ceritanya. Tahapan alur mundur ini dapat berupa klimaks – antiklimaks – akhir – konflik cerita – awal cerita.

Alur mundur dapat diawali dengan konflik atau penyelesaian cerita dan biasanya menggunakan latar waktu di masa lampau. Alur mundur juga sangat memperhatikan transisi waktu dan memiliki konflik yang kuat. Berikut contoh alur mundur cerpen dengan tema petualangan.

1. Petulangan Ning di Dunia Khayalan

Ada seorang gadis yang bernama Ning. Ning sejak TK di tinggalkan oleh ibunya dan Ning hanya tinggal berdua sama ayahnya. Ning menceritakan kepada ayahnya bahwa minggu lalu dia berpetulangan ke negeri khayalan.

Dia bercerita bahwa, pada suatu hari saat sepulang sekolah ning melihat kupu kupu yang sangat cantik dan indah. Lalu, Ning mengejarnya masuk ke dalam taman.

Kupu-kupu itu ada diatas perempuan yang sedang duduk. Kupu-kupu itu saling melingkar dan ning menghampiri perempuan itu, dan ning banyak bercerita dengan perempuan itu. Ning bercerita tentang kesukaanya, mereka sangat suka eskrim vanilla yang bertabur almond diatasnya.

Sampai akhirnya ning di bawa oleh perempuan itu masuk kedunia khayalan, dimana didunia itu penuh dengan eskrim vanilla yang melayang di langit serta bantal yang menjadi kendaraan terbangnya.

Tak lama dari mereka bermain terdengar suara ayahnya ning yang khawatir mencari Ning. Akhirnya Ning dan perempuan itu kembali ke dunia asli dan bertemu dengan ayahnya, dan mereka pun hidup bersama menjadi sahabat sejati dan selalu berpetualang didunia khayalan tersebut.

2. Jejak di Hutan Terlarang

Suasana kota kecil itu hening, hanya terdengar suara gemericik air dari sungai kecil yang mengalir di tengahnya. Namun, di balik kedamaian itu, tersimpan sebuah misteri tak terpecahkan yang selalu menjadi topik pembicaraan warga setempat.

Di pinggiran kota, terdapat sebuah hutan yang konon katanya terlarang. Hutan itu penuh dengan pohon-pohon tua dan rimbun, tak terjamah selama bertahun-tahun. Namun, satu-satunya yang mengenal rahasia hutan itu adalah Rian, seorang anak muda pemberani yang penuh semangat.

Pada suatu pagi, Rian memutuskan untuk memasuki hutan terlarang itu. Ia tahu bahwa di dalamnya terdapat jejak-jejak masa lalu yang ingin ia ungkapkan. Dengan ransel di punggungnya dan kompas di tangan, Rian melangkah dengan mantap.

Sesampainya di tengah hutan, Rian merasa seolah-olah ia telah memasuki dunia lain. Pepohonan menjulang tinggi dan cahaya matahari hanya menerobos sedikit di antara dedaunan. Namun, Rian terus berjalan dengan tekadnya.

Saat matahari mulai terbenam, Rian menemukan reruntuhan bangunan kuno di tengah hutan. Inilah tempat yang selama ini ia cari. Rian memasuki reruntuhan itu dan menemukan sebuah buku catatan tua yang tertinggal. Di dalamnya, tercatat petualangan seorang penjelajah dari zaman dahulu yang memasuki hutan ini.

Sambil membaca catatan tersebut, Rian menyadari bahwa jejak penjelajah itu membawanya ke sebuah rahasia yang tersembunyi di kedalaman hutan. Namun, petunjuk-petunjuk itu tertulis dengan bahasa kuno yang sulit dimengerti.

Tanpa menyerah, Rian memutuskan untuk mengikuti jejak-jejak penjelajah itu mundur. Ia mencoba memahami setiap kata dalam catatan dan menggali lebih dalam ke dalam misteri hutan itu.

Malam berganti pagi, dan Rian terus berjalan, mengikuti petunjuk demi petunjuk. Setiap langkahnya membawanya lebih dekat pada rahasia yang tersembunyi di dalam hutan itu. Ia harus menghadapi rintangan-rintangan dan mengatasi tantangan-tantangan yang menguji keberaniannya.

Akhirnya, setelah berhari-hari menjelajah, Rian menemukan pintu rahasia yang mengantarkaninya ke tempat yang selama ini ia cari. Di dalamnya, ia menemukan harta karun berharga dan pengetahuan kuno yang telah lama hilang.

Rian kembali ke kota dengan hati penuh kebanggaan. Ia berhasil memecahkan misteri hutan terlarang dan membuktikan bahwa dengan tekad dan keberanian segala hal dapat dihadapi.

Dari hari itu, kisah Rian menjadi legenda di kota kecil itu. Ia membuktikan bahwa terkadang, melangkah mundur adalah cara terbaik untuk mengungkapkan jejak-jejak masa lalu yang tersembunyi.

Baca juga: 2 Contoh Cerpen beserta Unsur Intrinsiknya

Itulah contoh alur mundur cerpen dengan tema petualangan yang bisa dijadikan panduan penulisan cerpen. Semoga cerpen tersebut dapat membantu para pembaca dalam memahami alur mundur cerpen. (Msr)