Konten dari Pengguna

2 Contoh Bahan Kimia Harmful Irritant

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh bahan kimia harmful irritant. Sumber: Unsplash/Alex Kondratiev
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh bahan kimia harmful irritant. Sumber: Unsplash/Alex Kondratiev

Bahan kimia memiliki sifat beraneka ragam. Di antaranya sifat-sifatnya tersebut, beberapa membahayakan bagi kesehatan, salah satunya yang ada pada contoh bahan kimia Harmful Irritant.

Dikutip dari Buku Ensiklopedia Bahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari, Keni Andewi, (2010: 1), bahan kimia merupakan bahan yang diperoleh dari zat kimia dengan susunan molekul tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, sering sekali berhadapan dengan benda-benda yang mengandung zat kimia tersebut.

2 Contoh Bahan Kimia Harmful Irritant

Ilustrasi contoh bahan kimia harmful irritant. Sumber: Unsplash/Louis Reed

Suatu zat kimia diperoleh oleh kegunaan, sifat dan efek dari zat-zat yang menyusunnya. Salah satu bahan yang membahayakan bagi kesehatan yaitu Harmful Irritant.

Ini merupakan zat kimia yang dapat menyebabkan iritasi, luka bakar pada kulit, berlendir, mengganggu sistem pernafasan apabila ada kontak langsung dengan kulit, dihirup atau ditelan.

Adapun contoh bahan kimia Harmful Irritant terbagi dua yaitu:

1. Kode Xn

Kode Xn adalah salah satu simbol bahan kimia Harmful Irritant memungkinkan adanya risiko kesehatan, apabila bahan ini masuk melalui pernafasan (inhalasi), melalui kontak kulit, ataupun melalui mulut (ingestion).

Contoh kode Xn misalnya peridin.

2. Kode Xi

Sedangkan berarti adanya risiko inflamasi apabila bahan kontak langsung dengan kulit dan selaput lendir.

Contoh bahan dengan kode Xi yaitu ammonia dan benzyl klorida.

Karakteristik Bahan Kimia

Ilustrasi contoh bahan kimia harmful irritant. Sumber: Unsplash/ThisisEngineering RAEng

Bahan kimia adalah media yang mengandung unsur kimiawi yang sensitif atau resisten terhadap pengaruh lingkungan spesifik. Adapun beberapa karakteristik bahan kimia di antaranya.

1. Explosive (Mudah Meledak)

Ledakan pada bahan ini bisa terjadi, karena beberapa penyebab. Misalnya, benturan, pemanasan, pukulan, gesekan, reaksi dengan bahan kimia lain atau karena adanya sumber percikan api.

2. Oxidizer

Bahan oxidizer berarti merupakan bahan kimia yang mudah menguap dan mudah terbakar melalui oksidasi. Penyebab terjadinya kebakaran umumnya karena udara panas, percikan api, atau rekasi dengan bahan-bahan reduktor.

3. Toxic (Beracun)

Keracunan yang bisa diakibatkan bahan kimia tersebut bisa bersifat akut atau kronis, bahkan bisa hingga menyebabkan kematian pada konsentrasi tinggi. Keracunan karena bahan kimia dapat melalui mulut, pernafasan atau melalui kontak dengan kulit.

Baca juga: Mengapa Reaksi Kimia Menghasilkan Zat yang Baru? Ini Penjelasannya

Itulah pembahasan contoh bahan kimia harmful irritant yang menyebabkan iritasi pada kulit. Hindari barang atau benda dengan bahan kimia berbahaya untuk mencegah terjadinya iritasi. Semoga bermanfaat. (ERI)