Mengapa Reaksi Kimia Menghasilkan Zat yang Baru? Ini Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa reaksi kimia menghasilkan zat yang baru? Reaksi kimia selalu berhubungan dengan perubahan kimia. Entah percampuran dua zat berbeda ataupun proses kimiawi selalu melibatkan reaksi kimia.
Apabila reaksi kimia telah terjadi, maka zat kimia tidak dapat berubah ke wujudnya yang semula. Sebab, wujud zat dan jenisnya telah berubah. Misalnya, reaksi kimia pada minyak yang dicampur dengan NaOH akan menghasilkan sabun. Sabun tersebut tidak bisa berubah lagi menjadi minyak.
Mengapa Reaksi Kimia Menghasilkan Zat yang Baru?
Mengutip dari buku Strategi dan Bank Soal HOTS IPA SMP/MTs Kelas 7, 8, 9, Tim Maestro Genta (2020:34), mengapa reaksi kimia menghasilkan zat yang baru? Jadi, pada dasarnya, reaksi kimia memang menyebabkan perubahan kimia yang menghasilkan zat baru.
Pada saat reaksi kimia terjadi, terdapat perubahan susunan partikel penyusun zat yang direaksikan. Materi baru yang terbentuk memiliki sifat yang berbeda dengan sifat zat semula. Perubahan kimia bersifat tidak dapat balik (irreversible) artinya setelah perubahan tidak dapat dikembalikan ke bentuk semula.
Baca juga: Mengenal Contoh Perubahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari
Perubahan kimia bisa terjadi karena adanya beberapa sifat kimia yang berbeda dari beberapa zat. Misalnya, kereaktifan dengan zat lain, derajat keasaman, tingkat toksisitas (seberapa beracun zat), bisa berkarat atau tidak serta mudah terbakar atau tidaknya.
Tanda Reaksi Kimia dan Contohnya
Reaksi kimia bisa dikenali melalui beberapa tanda yang ditunjukkan oleh benda atau zat yang mengalaminya. Berikut ini ciri-ciri jika sebuah benda mengalami reaksi kimia.
Terdapat perubahan warna pada zat atau benda.
Terjadinya perubahan suhu, biasanya yang semula dingin tiba-tiba menjadi panas.
Terbentuknya endapan yang bisa dilihat dari luar tabung reaksi apabila yang direaksikan berupa zat kimia.
Terbentuk gas yang muncul karena adanya reaksi misalnya dalam fotosintesis tumbuhan yang menghasilkan gas berupa oksigen.
Contoh reaksi kimia yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
Pembusukan makanan yang didiamkan terlalu lama
Berkaratnya besi yang sering terkena air hujan
Tanaman yang melakukan respirasi dan menghasilkan tetesan air saat pagi
Reaksi fotosintesis tumbuhan yang mengubah CO2 menjadi O2
Bensin yang berubah dan menguap untuk dijadikan bahan bakar kendaraan
Sehingga bisa disimpulkan mengapa reaksi kimia menghasilkan zat yang baru, yaitu karena adanya perubahan susunan partikel di dalam zat yang bereaksi. (IMA)
