2 Contoh Cerita Fiksi dan Non Fiksi Singkat

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cerita memiliki kekuatan untuk menginspirasi, menghibur, dan memperluas imajinasi pembacanya. Dalam dunia literasi, terdapat dua jenis cerita yang memiliki daya tarik masing-masing, yaitu cerita fiksi dan non-fiksi. Tentu ada beberapa contoh cerita fiksi dan non fiksi singkat sebagai bahan pembelajaran karya sastra.
Menurut Jurnal Pendidikan Konvergensi (2019:127), plot atau alur cerita biasanya sederhana, konflik yang terjadi tidak menimbulkan perubahan nasib tokohnya; tokoh dan penokohannya pun dilukiskan secara singkat.
Contoh Cerita Fiksi dan Non Fiksi dan Pengertiannya
Pengertian cerita fiksi adalah sebuah cerita yang bersifat khayalan, rekayasa atau rekaan manusia. Selain itu, cerita fiksi bisa diartikan sebagai suatu karya yang menceritakan sesuatu yang tidak ada dan tidak perlu dicari kebenarannya.
Sementara itu, nonfiksi memuat cerita atau narasi yang disebut narasi-faktual, yaitu sesuatu yang benar-benar terjadi. Pada buku nonfiksi, biasanya memiliki ciri-ciri untuk menggunakan bahasa yang sifatnya denotatif dan ditulis berdasarkan kajian.
Agar lebih jelas, berikut contoh cerita fiksi dan non fiksi secara singkat untuk dapat dicermati.
1. Contoh Cerita Fiksi
"Petualangan Di Balik Pintu Ajaib"
Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Alex. Suatu hari, ketika ia menjelajahi hutan di belakang rumahnya, ia menemukan pintu kecil yang tersembunyi di balik semak-semak. Tanpa ragu, Alex membuka pintu itu dan tiba-tiba terlempar ke dalam dunia ajaib.
Di sisi lain pintu, Alex menemukan negeri yang penuh dengan makhluk fantastis, seperti peri, naga, dan makhluk ajaib lainnya. Ia bertemu dengan seorang pangeran yang terkutuk dan bersama-sama mereka memulai petualangan untuk mengembalikan keajaiban yang hilang dari negeri itu. Dalam perjalanan mereka, Alex belajar tentang persahabatan, keberanian, dan kekuatan imajinasi.
2. Contoh Cerita Non-Fiksi
"Perjalanan Mencari Makna: Menjelajahi Kehidupan Pemulung"
Di sudut kota yang jarang terjamah, hidup seorang pemulung bernama Siti. Sehari-hari, Siti berkeliling kota dengan gerobaknya yang penuh dengan barang-barang bekas. Di balik penampilannya yang sederhana, Siti menyimpan banyak kisah hidup yang penuh tantangan.
Siti bercerita tentang perjalanan hidupnya, bagaimana ia meninggalkan desanya untuk mencari kehidupan yang lebih baik di kota. Ia berbagi kisah tentang perjuangannya, tantangan yang dihadapinya, dan kebahagiaan sederhana yang ia temukan dalam menemukan barang bekas yang masih bernilai.
Baca juga: 2 Cerita Wayang Sunda Pendek yang Menghibur
Dua contoh cerita fiksi dan non fiksi ini pastinya menciptakan pengalaman membaca yang berbeda. Cerita fiksi membawa pembaca ke dalam dunia imajinasi yang penuh dengan keajaiban.
Sementara cerita non-fiksi memberikan wawasan tentang kehidupan nyata dan makna yang dapat diambil dari pengalaman sehari-hari. Keduanya memperkaya pemahaman pembacanya tentang keberagaman cerita dan kehidupan yang penuh warna. (VAN)
