Konten dari Pengguna

2 Contoh Cerita Liburan di Rumah Nenek

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Cerita Liburan di Rumah Nenek. Sumber: Unsplash/Marissa Price
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Cerita Liburan di Rumah Nenek. Sumber: Unsplash/Marissa Price

Saat liburan tiba, biasanya siswa akan diberi tugas menulis cerita liburan untuk mata pelajaran bahasa Indonesia. Contoh cerita liburan di rumah nenek cukup populer dan menarik dicermati.

Menulis cerita pengalaman liburan di rumah nenek akan melatih siswa dalam membuat cerita. Siswa juga akan memahami struktur cerita dan lebih lancar ketika membuat cerita.

Contoh Cerita Liburan di Rumah Nenek

Ilustrasi Contoh Cerita Liburan di Rumah Nenek. Sumber: Unsplash/Ekaterina Shakharova

Mengutip buku Sukses USBN SD/MI Bahasa Indonesia karya Tim Ganesha Operation (2017:186) cerita adalah karangan yang berbentuk prosa. Cerita dapat berisi perbuatan, pengalaman, maupun kejadian. Salah satunya adalah contoh cerita liburan di rumah nenek.

Terdapat berbagai contoh cerita liburan di rumah nenek yang dapat diperhatikan dan dijadikan referensi untuk menulis cerita pengalaman. Berikut adalah beberapa contoh yang dapat dijadikan inspirasi oleh siswa.

Contoh 1

Liburan di Rumah Nenek

Suatu ketika, di musim liburan yang cerah, keluarga kami memutuskan untuk menghabiskan waktu bersama di rumah nenek di desa. Keputusan ini memberikan peluang untuk bersatu kembali dengan keluarga besar dan merasakan suasana pedesaan yang tenang.

Perjalanan kami dimulai saat kami meninggalkan rumah dengan mobil penuh kegembiraan. Sementara perjalanan menuju desa, kami menyanyikan lagu-lagu favorit, berbagi cerita lucu, dan merencanakan berbagai kegiatan yang akan kami lakukan selama liburan di rumah nenek.

Ketika kami tiba di desa, kehangatan menyambut dari nenek membuat perjalanan panjang itu seakan lenyap. Rumah nenek yang terbuat dari kayu dengan kebun bunga yang indah di sekitarnya memberikan nuansa keakraban. Nenek tersenyum dan memeluk kami satu per satu, memberikan rasa kasih sayang yang tak terhingga.

Selama liburan, kami menikmati banyak aktivitas bersama. Di pagi hari, nenek mengajak kami berkeliling ke kebunnya yang penuh dengan berbagai macam bunga dan tanaman. Kami membantu nenek merawat kebun, menyiram bunga, dan memetik buah-buahan yang sudah matang.

Di sore hari, kami berkumpul di teras rumah nenek sambil menikmati teh hangat dan kue buatan nenek yang lezat. Nenek bercerita tentang kenangan masa lalu, tradisi keluarga, dan pengalaman hidupnya. Kami duduk bersama, tertawa, dan merasa bersyukur atas momen berharga ini.

Malam harinya, nenek mengajak kami untuk membuat api unggun di halaman belakang. Di sekitar api unggun, kami menyanyikan lagu-lagu sederhana, menceritakan kisah-kisah seru, dan menikmati suasana malam yang tenang di desa. Cahaya bintang dan langit malam yang cerah menambah keindahan malam itu.

Liburan di rumah nenek menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi kami. Suasana hangat keluarga, keindahan alam desa, dan cerita-cerita nenek membuat liburan ini menjadi pengalaman yang penuh makna. Kami meninggalkan desa dengan hati yang penuh kebahagiaan dan berjanji untuk kembali lagi di lain waktu.

Contoh 2

Liburan ke Rumah Nenek di Yogyakarta

Saat liburan semester tahun ini tiba, aku, adikku dan ibuku diantar oleh ayah untuk mengunjungi rumah nenek dan kakek yang ada di Yogyakarta. Karena ayah harus bekerja maka beliau hanya bisa mengantarkan kami ke Jogja menggunakan mobil, beliau kembali lagi ke Jakarta untuk bekerja.

Ibuku memutuskan untuk menemani aku dan adikku berlibur sampai satu minggu lamanya, karena tidak bisa meninggalkan ayah lebih lama.

Aku sangat senang karena bisa berlibur di rumah nenek karena di rumah nenek aku bisa bermain di sungai dan sawah.

Di kampung halaman ayahku, aku memiliki sepupu bernama Rio, aku mengenal Rio dengan sangat baik karena aku sering bermain dengannya ketika aku pulang ke rumah nenek, baik saat libur sekolah maupun lebaran Idul Fitri. Rio selalu mengajakku bermain permainan tradisional seperti bermain kelereng, petak umpet dan lompat tali.

Itu sangat menyenangkan karena jika di Jakarta, aku tidak pernah bermain permainan tradisional seperti yang aku dan Rio lakukan di Jogja. Aku ingin melakukan semua hal yang tidak bisa aku lakukan di Jakarta, aku bermain permainan tradisional, bermain di sungai yang sangat jernih, bermain di sawah dan mengunjungi tempat wisata yang ada di Jogja seperti Candi Prambanan.

Tidak hanya itu, karena selama aku liburan di rumah nenek, aku juga pergi ke supermarket terkenal di Jogja yaitu Malioboro di dekat rumah nenekku. Di Malioboro, ibuku membeli banyak barang, salah satunya adalah baju khas Jogja.

Selama di Jogja, nenek juga sering memasak makanan khas Jogja, seperti gudeg dan makanan lain yang rasanya enak dan membuat aku selalu kangen masakan nenek.

Aku sangat senang liburan di rumah Nenek di Jogja karena nenek sangat sayang padaku.

Aku selalu senang jika ayah mengizinkan aku dan adikku liburan di rumah nenek yang ada di Jogja. Karena disana aku bisa bermain dengan Rio dengan permainan tradisional dan bisa bermain di sawah dan sungai.

Baca juga: 2 Cerita Rakyat Luar Negeri yang Populer

Demikianlah beberapa contoh cerita liburan di rumah nenek yang dapat dijadikan referensi maupun inspirasi oleh siswa. Penulisan cerita liburan atau pengalaman ini baik untuk mengisi waktu luang siswa setelah liburan berakhir. (BAI)