Konten dari Pengguna

2 Contoh Informasi Tidak Akurat beserta Ciri-cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh informasi tidak akurat. Sumber: Pixabay/sweetlouise
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh informasi tidak akurat. Sumber: Pixabay/sweetlouise

Mengetahui seperti apa contoh informasi tidak akurat dan ciri-cirinya bisa membantu seseorang terhindar dari berita bohong atau hoax. Karena saat ini banyak sekali informasi seperti itu yang beredar di internet, sosial media, televisi, hingga di lingkungan sekitar.

Informasi tidak akurat merupakan informasi yang pernyataan atau representasinya sengaja salah atau menyesatkan. Informasi ini disajikan secara tidak relevan dengan masalah yang dipecahkan atau jenis data yang tersedia.

Ciri-ciri Informasi Tidak Akurat

Ilustrasi contoh informasi tidak akurat. Sumber: Pixabay/kalhh

Informasi tidak akurat juga bisa dikatakan sebagai informasi bohong atau hoax. Dikutip dari buku Pertanggungjawaban Pidana Penyebaran Berita Hoax di Media Sosial oleh Zidti Imaroh, dkk (2023:34) ciri-ciri berita bohong atau hoaks yaitu:

  • Mengabaikan atau gagal mengikuti aturan 5W+1H.

  • Ada kalimat yang mengajak setiap orang yang sifatnya memaksa untuk menyebarkannya. Pesannya semakin mencurigakan semakin mendesak permintaannya.

  • Bahasanya terlalu empati dan diselingi secara berlebihan dengan huruf kapital dan tanda seru.

  • Jika pesan tersebut berisi informasi yang sangat vital yang tidak dapat diakses di media atau di situs web resmi.

  • Tidak konsisten dan bertentangan dengan akal sehat, itu belum menjadi subyek penelitian apa pun.

  • Komunikasi telah berulang kali diteruskan.

  • Untuk menjamin bahwa berita dapat diterima, sumber resmi sering dikutip, tetapi individu, perusahaan, organisasi, dan referensi resmi lainnya tidak dapat disebutkan namanya.

  • Tidak menggunakan terminologi baku, layak, dan benar.

Contoh Informasi Tidak Akurat

Ilustrasi contoh informasi tidak akurat. Sumber: Pixabay/maxmann

Informasi tidak akurat perlu diwaspadai oleh semua orang. Karena informasi tersebut bisa menyesatkan persepsi manusia dengan menyampaikan informasi palsu sebagai kebenaran. Simak contoh informasi tidak akurat berikut ini.

Contoh 1

Mungkin terdengar sedikit aneh tapi kacamata hitam ternyata berdampak besar terhadap kanker kulit. Hal ini karena bahan-bahan tersebut menghalangi cahaya untuk memberikan sinyal kepada mata kita bahwa tubuh kita perlu bereaksi terhadap kerusakan akibat sinar matahari.

Kebenarannya:

Sinar ultraviolet (UV) dan sinar inframerah (IR) merupakan cahaya yang tidak terlihat oleh mata. Walau tidak terlihat, kedua sinar tersebut tetap diserap oleh mata dan kelopak mata. Ketika semua bentuk cahaya diserap oleh tubuh, terjadi reaksi yang mengakibatkan panas dan perubahan kimia.

UV sangat energik dan menyebabkan lebih banyak kerusakan pada jaringan mata, dibandingkan sinar tampak. Untuk itu, kacamata hitam menjadi salah satu alat yang dapat menurunkan risiko kanker mata. Dengan catatan kacamata hitam tersebut mampu memblokir semua radiasi UV.

Contoh 2

Prosesi mandi tidak boleh didahului dengan membasuh kepala. Tindakan itu diklaim sebagai pemicu timbulnya gejala strok. Ini karena apabila kepala basah dan dingin, semua darah akan mengalir ke kepala untuk memanaskan kepala (warm blooded human).

Jika ada saluran darah sempit, maka memicu saluran darah pecah. Ini kerapkali berlaku di kamar mandi. Lalu, bagaimana cara mandi yang benar agar terhindar dari strok? Berikut tipsnya.

1. Siramkan air di telapak kaki.

2. Siramkan dengan segayung di betis, segayung di paha, segayung di perut, dan segayung di bahu.

3. Berhentilah sejenak 5-10 detik.

Seseorang akan merasakan seperti uap atau angin yang keluar dari ubun-ubun bahkan meremang, setelah itu lanjutkan dengan mandi seperti biasa.

Kebenarannya:

Kemunculan strok dipicu oleh terganggunya aliran darah ke otak. Bukan disebabkan oleh aktivitas mandi. Sebagian besar strok disebabkan oleh gumpalan yang menghalangi aliran darah di otak. Gumpalan ini berasal dari jantung atau pembuluh darah besar (seperti arteri karotis).

Penyebab yang kurang umum adalah pembuluh darah yang pecah. Selain itu pencegahan strok tidak dilakukan dengan mengatur alur prosesi mandi. Namun, dengan menjaga tekanan darah dan kolesterol.

Makan makanan yang sehat, jangan merokok, olahraga teratur, dan minimalkan konsumsi alkohol. Lakukan pemeriksaan rutin dengan dokter kepercayaan.

Itulah contoh informasi tidak akurat dan ciri-cirinya yang bisa pembaca ketahui agar tidak terjerumus dan percaya kepada berita hoax. (MRZ)

Baca juga: Informasi dalam Teks Laporan Hasil Observasi Berisi Apa? Ini Jawabannya