2 Contoh Kemasan Hermetis beserta Pengertiannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kemasan hermetis merupakan kemasan yang mempunyai karakteristik tidak dapat dilalui oleh gas, udara, serta uap air. Sehingga cocok digunakan untuk mengemas produk yang sensitif terhadap air, udara, dan cahaya. Salah satu contoh kemasan hermetis yaitu kaleng.
Kemasan kaleng tersebut biasa digunakan untuk mengemas produk makanan maupun minuman yang siap dikonsumsi ataupun siap saji. Selain itu penggunaan kemasan kaleng memilki keunggulan dapat tahan pada suhu apa pun.
Pengertian Kemasan Hermetis
Mengutip dari buku Pentingnya Kemasan Produk dalam Pemasaran Produk, Ni Made, dkk (2023:38), kemasan hermetis adalah jenis kemasan yang tahan terhadap uap dan gas. Selain itu juga tidak dapat dilalui oleh gas, udara, maupun uap air.
Sehingga tidak mudah terkontaminasi oleh bakteri maupun kapang. Kemasan tersebut memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan jenis kemasan lainnya. Adapun kelebihan dari kemasan hermetis sebagai berikut.
Mampu memperpanjang umur simpan produk.
Mampu menjaga kualitas produk yang memiliki karakteristik sensitif pada cahaya, air, dan udara.
Tidak mudah rusak ataupun bocor.
Mampu menjaga cita rasa dan aroma produk.
Dapat meningkatkan nilai jual dari produk.
Mampu memberikan penguatan citra merek produk.
Kumpulan Contoh Kemasan Hermetis
Beberapa contoh kemasan hermetis dapat dijumpai dalam berbagai produk makanan maupun minuman di swalayan. Berikut adalah beberapa contoh dari jenis kemasan tersebut yang sering ditemukan.
1. Botol Kaca
Botol kaca merupakan kemasan yang berbahan kaca. Kemasan tersebut dapat memberikan manfaat yang baik pada industri makanan maupun minuman. Hal ini karena mampu menjaga kualitas isinya dan melindungi produk dari berbagai faktor internal.
Beberapa produk yang biasa dikemas menggunakan botol kaca yaitu sirup, saus, jus, selai atau jeli, bir, dan jenis minuman lainnya. Kemasan botol kaca tersebut mempunyai beberapa manfaat utama bagi industri makanan dan minuman. Adapun manfaat tersbeut sebagai berikut.
Mampu menjaga kemurnian rasa dan juga kesegaran. Hal ini karena botol kaca mempunyai bahan kedap yang dapat menahan udara dan cairan lain untuk keluar.
Mempunyai sifat keamanan produk yang tinggi.
Memiliki tampilan yang lebih menarik dan terkesan bersifat premium. Selain itu juga dapat menampilkan produk yang ditawarkan karena botol kaca bersifat transparan.
2. Kaleng
Kaleng merupakan kemasan yang terbuat dari lembaran baja. Selain itu mempunyai ciri khas berbentuk silinder dengan berbagai macam ukuran.
Beberapa produk yang biasa dikemas memakai jenis kemasan tersebut di antaranya, yaitu olahan daging sapi, olahan ikan, manisan, susu, minuma penyegar, dan jenis minuman lannya.
Kemasan kaleng yang banyak beredar di pasaran mempunyai beberapa karakteristik dalam mengemas makanan maupun minuman. Adapun karakteristik dari kemasan tersebut sebagai berikut.
Mempunyai sifat yang ringan, sehingga mudah untuk dibawa kemana-mana.
Dapat tahan terhadap suhu apapun dengan waktu yang cukup lama.
Baca Juga: 3 Contoh Kemasan Tersier dan Penjelasannya
Dari beberapa contoh kemasan hermetis yang sudah dijelaskan, dapat menjadi referensi pemilihan kemasan bagi pelaku usaha dalam memilih kemasan yang tepat sesuai dengan karakteristik produknya. Sehingga produk tetap terjaga kualitasnya sampai ke tangan konsumen. (PAM)
