Konten dari Pengguna

2 Contoh Naskah Pantomim Singkat dan Lucu dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Naskah Pantomim Singkat dan Lucu , foto:pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Naskah Pantomim Singkat dan Lucu , foto:pexels

Pantomim merupakan salah satu dari jenis pertunjukan teater yang fokusnya di gerak tubuh dan ekspresinya. Dalam pertunjukannya, tetap perlu memakai naskah. Sehingga pemain perlu mengenal contoh naskah pantomim singkat dan lucu.

Pertunjukkan pantomim dapat dilakukan oleh satu orang, berpasangan, ataupun kelompok. Di dalam pementasannya terdapat keunikan yang menonjol. Keunikan tersebut, yaitu pemainnya tidak mengeluarkan suara ataupun dialog.

Kumpulan Contoh Naskah Pantomim Singkat dan Lucu

Ilustrasi Contoh Naskah Pantomim Singkat dan Lucu, foto:pexels

Mengutip dari buku Blak-blakan Bahas Mapel Bahasa Indonesia SD, Astuti (2012:106), contoh naskah pantomim singkat dan lucu masuk ke dalam teater yang sifatnya komedi. Karena terdapat unsur lucunya, sehingga dapat menjadi penghibur bagi penonton.

Pantomim menjadi seni pertunjukkan yang melakukan visualisasi sebuah objek maupun benda tanpa memakai dialog atau kata-kata. Namun, hanya memakai gerakan dari tubuh pemain dan bahasa verbal.

Agar lebih memahami mengenai pantomim, berikut adalah beberapa contoh naskah singkatnya yang lucu.

1. Berkejar-kejaran dengan Topi (Pemain 1 Orang)

Adegan 1:

Doni berdiri pada depan cermin dan mencoba untuk memakai dasi dengan sangat serius. Kemudian ia menempatkan topinya pada meja di dekatnya.

Adegan 2:

Doni memakai dasi dan berusaha untuk mengambil topi yang berada di atas meja. Tetapi, setiap ia melakukan percobaan mengambilnya, topi tersebut selalu bergerak sendiri ke arah sisi lain meja. Doni menunjukkan ekspresi heran dan kebingunan.

Adegan 3:

Doni melakukan percobaan kembali. Kali ini ia berjalan secara perlahan mendekat ke meja untuk meraih topinya dengan sangat cepat. Namun, topinya bergerak lagi pada sisi lain meja.

Adegan 4:

Doni menunjukkan ekspresi frustasinya dan melakukan percobaan dengan berbagai trik untuk dapat mengambil topinya. Seperti menyergap dari arah belakang dan menjatuhkannya secara cepat. Namun, tidak ada satupun cara yang berhasil.

Adegan 5:

Pada akhirnya Doni kelelahan dan menyerah, degan duduk di sofa dekat meja dengan ekspresi sedih dan lelah. Kemudian Doni meletakkan tangannya di atas meja, yang secara tidak sadar telapak tangannya berada di atas topi yang dikejar dari tadi.

Adegan akhir:

Tiba-tiba Doni kaget bahwa ternyata topinya sudah tidak bergerak-gerak sendiri lagi, dan dia dapat memegangnya. Selanjutnya, Doni memakai topinya dengan senyum lebar di wajahnya.

2. Bermain Bersama (Pemain 3 Orang)

Adegan 1:

Ketiga pemain (Dodo, Didi, Dede) berdiri berjejer pada ruangan kosong. Dodo melakukan inisiatif untuk mengajak bermain pantomim. Dodo memulai permainannya dengan memakai tangannya untuk memvisualisasikan bermain bola.

Adegan 2:

Ketiga pemain melakukan gerakan menggiring bola dan melepaskan bola ke arah satu sama lain. Setelah selesai bermain bola, Didi memakai tangannya dengan menggambarkan suatu dinding. Ia melakukan percobaan dengan membuat berbagai karakter lucu memakai tangannya.

Adegan 3:

Ketiga pemain melakukan saling bergantian untuk menciptakan karakter lucu. Akhirnya Dodo, Didi, dan Dede saling tertawa, ketika melihat salah satu dari pemain yang berhasil menciptakan karakter yang sangat lucu.

Adian Akhir:

Selesai semua mendapatkan giliran menggambarkan karakter lucunya, akhirnya mereka saling bertukar senyum. Selanjutnya berpisah dan saling bersalaman satu sama lain.

Baca Juga: 4 Unsur Teater Tradisional dan Teknik Pementasan

Beberapa contoh naskah pantomim singkat dan lucu di atas, dapat dijadikan referensi oleh pemain pantomim yang akan melakukan pentas atau pertunjukkan. Bagi yang ingin mementaskan dengan unsur komedi atau humor. (PAM)