2 Contoh Penyajian Data dan Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Data merupakan sekumpulan informasi atau keterangan-keterangan mengenai suatu hal yang diperoleh melalui suatu pengamatan atau pencarian dari sumber-sumber tertentu. Salah satu bentuk contoh penyajian data adalah tabel.
Menurut laman pustaka.ut.ac.id, data yang diperoleh harus diolah dan disajikan dengan baik, menarik, dan tepat agar mudah dipahami dan memberikan informasi yang bermakna bagi yang membutuhkan. Dalam hal ini, penyajian data memegang peranan yang sangat penting.
Contoh Penyajian Data yang Umum Digunakan
Selain dalam bentuk tabel, penyajian data bisa dilakukan dalam bentuk diagram, maupun grafik. Pemilihan bentuk penyajian ini disesuaikan dengan jenis datanya, seperti diagram atau grafik sesuai untuk data kuantitatif.
Berikut contoh penyajian data yang perlu diketahui dan dapat dipelajari.
1. Penyajian Data Tabel
Bentuk penyajian data dengan tabel adalah menyajikan data ke dalam bentuk baris atau kolom. Adapun baris dan kolom tersebut dapat berupa kategori-kategori dan angka frekuensi.
Contoh tabulasi silang yang terdiri dari 2 variabel, yaitu umur dan jenis kelamin. Umur ada di baris dan jenis kelamin ada di kolom.
Jumlah Responden Berdasarkan Umur dan Jenis Kelamin
2. Penyajian Data Grafik
Penyajian data dari tabel tersebut dapat diolah menjadi grafik-grafik yang lebih menarik dan informatif. Beberapa jenis grafik yang dapat digunakan sebagai berikut.
Grafik Garis (Line Chart):
Untuk melihat pertumbuhan atau perkembangan suatu kejadian. Contoh:
Grafik Batang:
Berfungsi untuk melihat distribusi atau perbandingan nilai, frekuensi, atau persentase di setiap kelas (kategori). Sumbu vertikal berupa nilai/frekuensi/persentase, di mana lebar tiap batang sama dengan interval kelas dan tinggi batang sesuai dengan nilai/frekuensi/persentase tiap-tiap kelas.
Contoh:
Fungsi Penyajian Data
Ada 2 fungsi penyajian data, yaitu
Menunjukkan perkembangan suatu keadaan.
Mengadakan perbandingan pada suatu waktu.
Mengutip laman kemdikbud.go.id, dalam penyajian data, dapat diperhatikan langkah-langkah dalam statistik deskriptif, di antaranya:
Memahami masalah dan jawaban yang diperlukan.
Mengumpulkan data yang sesuai dengan masalah dan tujuan.
Menata data mentah ke dalam distribusi frekuensi.
Menyajikan data distribusi secara grafik.
Menarik kesimpulan mengenai permasalahan.
Memahami contoh penyajian data, membantu dalam pembuatan data yang melibatkan visualisasi, analisis deskriptif, pemodelan, pembuatan dashboard interaktif, dan pemahaman konsumen. Penyajian data bukan hanya menjadi alat bantu, tetapi juga kunci untuk mencapai keunggulan kompetitif dalam berbagai bidang. (VAN)
