Konten dari Pengguna

2 Contoh Prolog Novel Singkat dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Prolog Novel. Sumber: Pixabay/MorningbirdPhoto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Prolog Novel. Sumber: Pixabay/MorningbirdPhoto

Memahami contoh prolog novel merupakan salah satu hal penting dalam membaca sebuah novel. Pasalnya, prolog novel yang baik dapat menentukan pembaca apakah ingin melanjutkan membaca atau tidak.

Banyak yang beranggapan bahwa prolog novel adalah bab pertama dalam sebuah novel. Meskipun prolog berada di bagian awal novel, prolog belum tentu menjadi bab pertama dalam novel.

Pengertian dan Fungsi Prolog

Ilustrasi Contoh Prolog Novel. Sumber: Pixabay/DGIodowska

Sebelum mengulas contoh prolog novel, sebaiknya pahami dulu tentang apa itu prolog. Dikutip dari buku Terampil Bermain Drama, Asul Wiyanto (2022:13), prolog adalah kata pendahuluan.

Berdasarkan pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa prolog dalam novel adalah kata pendahuluan yang menjelaskan sekilas tentang tokoh atau pemeran dalam cerita. Ini bertujuan agar pembaca menjadi lebih tertarik untuk membaca sebuah novel hingga akhir.

Prolog memiliki peranan yang penting dalam novel. Secara garis besar, beberapa fungsi prolog novel adalah sebagai berikut.

  1. Sebagai pendahuluan atau kata pembuka dalam novel.

  2. Sebagai tempat untuk memperkenalkan para tokoh, pemeran, hingga sinopsis cerita.

  3. Memunculkan emosi pembaca sehingga menarik perhatian pembaca untuk membaca seluruh isi novel.

Baca juga: Mengenal Prolog beserta Tips Pembuatannya

2 Contoh Prolog Novel Singkat

Agar lebih paham dengan prolog novel, berikut 2 contoh prolog novel singkat yang perlu diketahui.

1. Contoh Prolog Novel 1: Antagonist in The Novel karya Salsya Aulia

…Akhirnya Fiona dan Alvaro bersatu, saling menyayangi dan melindungi setelah kematian Shavie, mereka tak terpisahkan.

Tamat.

Riana membekap mulutnya, air mata kegembiraannya mengalir kala selesai membaca sebuah novel berjudul ‘Match Made in Heaven’.

Sebuah novel yang menceritakan tentang kisah cinta segitiga anak remaja antara Fiona dan Alvaro, sebagai pemeran utama dan Shavie sang pemeran Antagonis.

“Syukur deh, Fiona sama Alvaro bersatu, tapi kok ending buat Shavie tragis banget ya, meskipun jahat, tapi gak perlu sampe meninggal juga! Dia juga kan korban masa lalu,” ucap Riana, seorang gadis yang bekerja sebagai penjaga perpustakaan.

“Ah! Ini sudah waktunya perpustakaan tutup!” Riana bergegas membereskan barangnya setelah menaruh novel itu ke dalam rak buku, kemudian mengunci perpustakaan.

Riana mempercepat langkahnya kala merasa ada seseorang yang mengikutinya dari belakang, ia bergidik ngeri, suara derap langkah kaki dibelakangnya itu semakin cepat saat ia juga mempercepat langkahnya.

Rasanya ia ingin menangis dalam kondisi seperti ini, jalan di sini sepi, ia tak bisa berteriak untuk meminta tolong. Riana henda berlari, namun sebuah tangan menarik tangannya, membuat Riana memberontak sekuat tenaga.

2. Contoh Prolog Novel 2: Seorang Pria di Moskow karya Eagle Oseven

Novel ini dimulai dengan sembilas belas baris pertama “Where Is It Now?” –sebuah puisi tahun 1913 yang dikaitkan dengan Count Alexander Ilyich Rostov.

Pertanyaan sentral puisi itu bertanya, “di mana tujuan kita sekarang?”, menggambarkan bagaimana tujuan pernah “berdiam sebentar di antara kita”.

Puisi itu kemudian menjelaskan di mana tujuan tidak dapat ditemukan: tidak hilang di antara dedaunan musim gugur di Lapangan Peter, tidak di abu tong sampah Yunani, atau di gedung-gedung Cina.

Novel kemudian bergeser ke format transkrip. Tanggal 21 Juni 1922, Count diadili di depan Komisaris Rakyat untuk Urusan Dalam Negeri yang melakukan pekerjaan polisi untuk kaum Bolshevik.

Jaksa bertanya kepada Count tentang asuhannya dan situasi kehidupannya saat ini. Count menjelaskan bahwa dia telah tinggal di Hotel Metropol selama empat tahun dan tidak memiliki pekerjaan.

Jaksa melanjutkan pertanyaannya, menanyakan apakah Count adalah penulis puisi “Where Is It Now?”. Count mengatakan bahwa itu telah dikaitkan dengan dia dan menjelaskan bahwa itu ditulis di tanah milik keluarganya, yang disebut Idlehour.

Atas berbagai pertanyaan saat persidangan, komite mengambil istirahat sejenak dan kembali dengan memberikan hukuman untuk Count.

Demikian 2 contoh prolog novel singkat dalam bahasa Indonesia. Semoga ulasan ini dapat memperkaya wawasan seputar prolog dalam novel. (YAS)