2 Contoh Soal Jurnal Penutup dan Pembahasannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh soal jurnal penutup dan pembahasannya dapat ditemukan dalam pembelajaran Akuntansi kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA). Contoh ini dapat digunakan dalam mengasah pengetahuan akan materi tersebut.
Dalam Akuntansi proses pembuatan jurnal penutup dilakukan di akhir periode setelah penyusunan laporan keuangan selesai. Nantinya setiap akun nominal akan dipastikan saldonya kembali berjumlah nol agar perusahaan bisa memulai siklus akuntansi periode berikutnya.
Contoh Soal Jurnal Penutup
Dikutip dalam buku Akuntansi Dasar: Teori dan Teknik Penyusunan Laporan Keuangan oleh Sri Wahyuni Nur, S.E., M.Ak (2020:121) jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat untuk memindahkan (menormalkan atau mengenolkan) saldo perkiraan sementara sehingga perusahaan dapat mengetahui laba rugi bisnis selama satu periode.
Untuk lebih memahami materi ini, ketahui contoh soal jurnal penutup dan pembahasannya berikut ini yang dapat dijadikan untuk latihan soal.
Contoh 1
Buatlah jurnal penutup dari penjualan selama 1 periode PT Indah Sentosa, jika laporan laba rugi yang dimilikinya sebagai berikut:
Pendapatan: Rp50.000.000
Beban Telepon: Rp500.000
Beban asuransi: Rp4.000.000
Beban depresiasi Rp18.000.000
Beban Gaji Rp10.000.000
Pembahasan:
Maka jurnal penutup yang harus dibuat yaitu:
Menutup Pendapatan
Pendapatan Rp50.000.000
Ikhtisar laba rugi Rp50.000.000
Menutup Beban
Ikhtisar laba rugi Rp32.500.000
Beban telepon Rp500.000
Beban asuransi Rp4.000.000
Beban depresiasi Rp18.000.000
Beban gaji Rp10.000.000
Menutup Ikhtisar Laba Rugi
Ikhtisar laba rugi Rp17.500.00
Modal Rp17.5000.000
Contoh 2
Buatlah jurnal penutup dari PT Mavis Service jika diperoleh data keuangan untuk periode akhir tahun 2017 adalah sebagai berikut:
Pendapatan usaha Rp30.000.000
Beban gaji Rp1.000.000
Beban perlengkapan kantor Rp500.000
Beban iklan Rp50.000
Beban telepon Rp100.000
Beban listrik dan air Rp50.000
Beban alat tulis kantor Rp50.000
Beban sewa Rp500.000
Beban penyusutan Rp300.000
Beban bunga Rp200.000
Prive (pemilik) Rp500.000
Pajak penghasilan 10 %
Pembahasannya:
Laporan laba rugi Per 31 Desember 2017 sebagai berikut:
Pendapatan:
Pendapatan usaha Rp30.000.000
Beban:
Beban gaji Rp1.000.000
Beban perlengkapan kantor Rp500.000
Beban iklan Rp50.000
Beban telepon Rp100.000
Beban listrik dan air Rp50.000
Beban ATK Rp50.000
Beban sewa Rp500.000
Beban penyusutan Rp300.000
Laba bersih sebelum bunga dan pajak Rp27.450.000
Beban bunga Rp200.000
Laba bersih sebelum pajak Rp27.250.000
Pajak penghasilan 10 % Rp2.725.000
Laba bersih sesudah pajak Rp24.525.000
Laba bersih perusahaan yaitu Rp24.525.000
Jurnal penutupnya adalah sebagai berikut:
Menutup Akun Pendapatan
Pendapatan usaha Rp30.000.000
Ikhtisar laba rugi Rp30.000.000
Menutup Akun Beban
Ikhtisar laba rugi Rp5.475.000
Beban gaji Rp1.000.000
Beban perlengkapan kantor Rp500.000
Beban iklan Rp50.000
Beban telepon Rp100.000
Beban listrik dan air Rp50.000
Beban alat tulis kantor Rp50.000
Beban sewa Rp500.000
Beban penyusutan Rp300.000
Beban bunga Rp200.000
Beban pajak penghasilan Rp2.725.000
Menutup Akun Prive
Modal Rp 500.000
Prive Rp 500.000
Menutup Akun Ikhtisar Laba Rugi
Karena perusahaan menglami untung sebesar Rp 24.525.000, maka untuk membuat jurnal penutupnya yaitu sebagai berikut:
Ikhtisar laba rugi Rp24.525.000
Modal Rp24.525.000
Seandainya perusahaan di atas mengalami kerugian, maka jurnal penutupnya adalah dengan mendebit modal dan mengkredit akun ikhtisar laba rugi sebesar kerugian yang dialami perusahaan yaitu sebagai berikut:
Modal Rpxxx
Ikhtisar laba rugi Rpxxx
Baca juga: Mengenal 4 Fungsi Laporan Laba Rugi dalam Akuntansi
Dengan melihat 2 contoh soal jurnal penutup dan pembahasannya di atas, diharapkan pembaca bisa memahami materi tersebut yang ada dalam pembelajaran Akuntansi. (MRZ)
